Breaking News

Marah Istrinya Disebut Kalah Cantik, Kuli Bangunan Balas Aksi Sadis ke Janda Mulut Nyinyir

Murka, Seorang kuli bangunan sakit hati saat istrinya disebut kalah cantik oleh jan

Tayang:
Editor: Dedy Kurniawan
tangkapan layar YouTube
Ilustrasi Pemerkosaan - 

TRIBUN-MEDAN.com - Murka, Seorang kuli bangunan sakit hati saat istrinya disebut kalah cantik oleh janda.

Ia pun berbuat nekat dengan menghabisi nyawa janda tersebut secara sadis.

Kasus tersebut terkuak usai warga menemukan seorang perempuan berinisial MB (24) tewas di dalam kamar kos di Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Rabu (5/7/2023).

Baca juga: Ayah Akhiri Hidup tak Tahan Tanggung Utang Demi Nikahkan Anak, Mempelai Nikah di Depan Jenazah

Baca juga: Hamil 8 Bulan, Mama Muda Nekad Aksi Bobol Rumah, Curi Barang Berharga Terekam CCTV

Korban merupakan seorang janda, berasal dari Desa Kauman, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo.

Belakangan terungkap bahwa korban tewas dibunuh oleh teman kencannya.

Adapun identitas pelaku adalah Ikbal Riskia (28), seorang kuli bangunan asal Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Ikbal ditangkap di Kota Pekanbaru, Riau, pada Senin (10/7/2023) dini hari.

Pelaku diketahui sudah beristri dan memiliki satu orang anak, dilansir TribunMadiun.com.

Ikbal mengaku nekat menghabisi nyawa korban karena sakit hati.

Ia kerap mendapat umpatan dan caci maki dari korban.

Tak hanya itu, pelaku juga merasa kesal karena korban mengolok-olok wajah istri pelaku yang kalah cantik dengan korban.

"Saya dikata-katain sama korban bodoh dan tolol. Korban juga bilang kalau lebih cantik dari istri saya," katanya saat konferensi pers di Mapolres Madiun, Selasa (11/7/2023).

Wakapolres Madiun, Kompol Yulie Khrisna mengatakan, pelaku dan korban saling kenal sejak Desember 2022, lewat media sosial.

 

Karena merasa cocok, keduanya memutuskan untuk bertukar nomor telepon.

Kemudian, pada Sabtu (1/7/2023), keduanya sepakat untuk bertemu.

"Sekira 15.00 WIB, pelaku datang ke kamar kos dan melakukan hubungan suami istri di sana," ujar Yulie.

Dikatakan Yulie, motif lain pelaku membunuh korban karena ingin menguasai harta MB.

Niat jahat pelaku itu muncul pada Minggu (2/7/2023) sekira pukul 10.00 WIB.

Saat itu, pelaku datang lagi ke kos korban.

"Lalu melihat dompet korban ada uang Rp 100 ribu, dalam jumlah lumayan banyak," urainya.

Pelaku kemudian menghabisi nyawa korban pada Senin (3/7/2023) sekira pukul 10.00 WIB.

Pembunuhan itu dilakukan oleh pelaku saat korban sedang tidur telungkup sambil bermain handphone.

Setelah membunuh MB, pelaku membawa dompet milik korban yang berisi uang lebih kurang Rp 5 juta, dua handphone, dan satu unit kendaraan sepeda motor Yamaha N-Max.

"Barang-barang milik korban yang diambil kemungkinan dijual tersangka," ucap Yulie, dilansir Kompas.com.

Kronologi penemuan jasad korban

Penemuan jasad korban bermula saat warga mencium aroma tak sedap yang sangat menyengat di sekitar kamar kos korban.

"Saat dicari, sumbernya dari sebuah kamar kos, kemudian membuka pintu dengan kunci cadangan karena kamar terkunci," kata Hendrik Saputra, saksi mata, mengutip TribunMadiun.com.

Saat pintu terbuka, warga melihat korban sudah dalam kondisi tak bernyawa.

Saat ditemukan, tangan dan kaki korban dalam kondisi terikat di belakang.

Kasat Reskrim Polres Madiun AKP Danang Eko Abrianto mengatakan, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), diduga korban sudah meninggal 2 sampai 3 hari sebelum ditemukan.

"Ditemukan tewas dalam kondisi kaki dan tangan terikat oleh tali dari kabel antena TV," terangnya.

(*/Tribun-Medan.com) 

Sumber: Tribun Bogor
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved