PON

Kualifikasi PON XXI Digelar di Danau Toba, Atlet Ski Air Ngaku Dapat Tantangan Baru

Peserta babak kualifikasi PON ke XXI cabang olahraga Ski Air mengaku memiliki tantangan baru untuk bertanding di Danau Toba.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Aprianto Tambunan |
HO
M Zahidi Putu, atlet Ski Air asal Jawa Timur. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Peserta babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XXI cabang olahraga Ski Air mengaku memiliki tantangan baru untuk bertanding di Danau Toba

Salah Satunya, M Zahidi Putu, atlet asal Jawa Timur yang bertanding di kelas Jumpi pada cabang olahraga Ski Air.

Baca juga: Persiapan PON Sudah 44 Persen, Gubsu Edy Rahmayadi Targetkan Persiapan Rampung September 2024

"Untuk tantangan di sini saya lihat yaitu angin dan ombaknya, karena mungkin dampak Danau yang luas dan Alamnya yang terbuka, jadi angin gak bisa di prediksi datangnya dari mana," kata M Zahidi Putu, Sabtu (8/7/2023). 

Zahidi mengatakan pada babak kualifikasi PON XXI saat ini merupakan salah satu bentuk persiapannya untuk menghadapi PON yang akan datang. 

"Kita ada disinikan,karena adanya babak kualifikasi PON disini. Jadi kita bisa mengetahui harus apa persiapan dan bagaimana PON ini. Kita juga harus mengevaluasi hasil babak kualifikasi ini nantinya," Ucapnya. 

Ia mengaku pada babak kualifikasi saat ini, hasil yang ditorehkannya belum maksimal. 

Namun, ia percaya pada Pekan Olahraga Nasional (PON) nanti, ia masih dapat memberikan hasil yang lebih baik dari kualifikasi saat ini. 

"Saya rasa masih bisa yah, karena saya pribadi sendiri tadi dibabak pendahuluan juga belum maksimal, karena belum sempat coba lapangan jadi langsung coba pertandingan pendahuluan. Jadi itulah tadi percobaan saya," Pungkasnya. 

Sementara itu, atlet asal DKI Jakarta, Kanaya Anindita juga mendapatkan kesulitan saat bertanding, yakni faktor angin dan ombak. Ia merasa terganggu dengan ombak dan angin yang tak menentu di perairan Danau Toba tersebut. 

"Karena danaunya besar, jadi anginnya tak bisa diprediksi. Terus, ombak danau juga menggangu kita saat pertandingan," terangnya. 

Sebagai seorang atlet, perempuan yang tengah duduk di bangku kuliah fakultas psikologi ini kerap mengikuti pertandingan ski air. Baru kali ini, ia datang ke Danau Toba dan bertanding untuk kualifikasi PON XXI Sumut - Aceh. 

Baca juga: Pemkab Toba Ajak Pengunjung Datang Saksikan Kualifikasi Sky Air PON XXI Sumut-Aceh

"Kalau pertandingan, sudah banyak yang aku jalani. Namun yang lebih banyak untuk kejuaraan nasional itu di Danau Sunter, Jakarta. Tapi untuk Danau Toba, ini yang pertama kali. Danau yang lain juga udah sering," sambungnya. 

Menurutnya, ski air merupakan olahraga yang belum populer di masyarakat. Sehingga, melalui kehadiran mereka, masyarakat sekitar tertarik menjadi seorang atlet. 

"Memang olahraga ski air belum maraklah di masyarakat. Belum dimengerti banyak orang, tapi dengan adanya di sini atau pertandingan ski air di sini mungkin bisa menarik hati masyarakat yang datang," sambungnya. 

"Dari hari ke hari, masyarakat yang datang bertambah. Ini juga bagian juga bagian dari promosi walaupun ski air adalah olahraga yang jarang dan tentunya ini keren," pungkasnya. 

(cr29/tribun-medan.com)

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved