Lomba Tari Tradisional

Lestarikan Budaya, Karang Taruna Kabupaten Karo Gelar Lomba Tari Tradisional

Untuk melestarikan dan menjaga budaya serta tradisi di Kabupaten Karo, Karang Taruna Kabupaten Karo, menggelar perlombaan tari tradisional.

Penulis: Muhammad Nasrul |

TRIBUN-MEDAN.com, KARO - Untuk melestarikan dan menjaga budaya serta tradisi di Kabupaten Karo, Karang Taruna Kabupaten Karo, menggelar perlombaan tari tradisional.

Perlombaan yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karo di Jalan Veteran, Kabanjahe ini, dihelat selama tiga hari mulai Rabu (5/7/2023) hingga Jumat (7/7/2023).

Ketua Karang Taruna Kabupaten Karo Hendra Mitcon Purba, mengungkapkan kegiatan ini digelar bertujuan untuk mengajak para kaula muda untuk terus menjaga dan melestarikan adat budaya Karo.

Seperti diketahui, kaum muda merupakan generasi penerus yang harus mengerti dan bisa menjaga budaya asli daerahnya.

"Ya kita dengan kegiatan ini, mengajak para pemuda untuk terus menjaga adat budaya Karo. Karena merekalah yang nantinya akan meneruskan budaya yang ada selama ini," Ujar Mitcon.

Selain itu, seperti yang ada saat ini di beberapa daerah sedang ramai dengan aksi kejahatan yang dilakukan oleh kaum muda seperti geng motor dan lainnya.

Sehingga, dengan adanya kegiatan ini dirinya berharap bisa menjauhkan para pemuda dari hal negatif.

"Ya dari sinilah, kita berharap kaum muda bisa terhindar dari hal negatif. Selain menjaga tradisi, kita juga bisa mengarahkan para pemuda ke arah yang lebih baik lagi," Katanya.

Di tempat serupa, Ketua Panitia Teguh Purba menjelaskan para peserta yang ikut bertanding pada perlombaan ini sebanyak 35 tim.

Dimana, seluruh tim ini datang dari seluruh kecamatan di Kabupaten Karo.

"Untuk peserta sebanyak 35 tim, dimana setiap kecamatan ada perwakilan timnya. Tapi hari ini, ada 11 tim yang bertanding namun ada lima tim yang tidak datang," Ucapnya.

Pada perlombaan ini, para peserta diminta untuk menampilkan jenis tari lima serangkai dan tari kreasi.

Dijelaskan Teguh, tari lima serangkai merupakan jenis tari tradisional Kabupaten Karo yang memang cukup sulit dipelajari.

Sehingga, dengan perlombaan ini diharapkan para pemuda bisa semakin mengenal kekayaan budaya dengan terus belajar.

"Ada dua jenis tari yang diperlombakan, tari lima serangkai dan tari kreasi. Tari lima serangkai ini, penuh dengan nilai budaya jadi kita mengajak kembali untuk melestarikan nilai-nilai budaya Karo," Ungkapnya.

Lebih lanjut, dengan tema Karo ini Culture ini diharapkan para pemuda Kabupaten Karo agar lebih kreatif dan semangat untuk mengembangkan aura positif.

Dirinya berharap, dengan wadah dari Karang Taruna bisa membawa karo yang lebih berbudaya dan maju lagi.

(mns/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved