Berita Viral
SOSOK Walikota Bukittinggi Dipolisikan, Sebar Hoaks Kasus Inses Anak Setubuhi Ibunya Selama 11 Tahun
Kasus inses di Bukittinggi ternyata hoaks. Kasus anak setubuhi ibu kandungnya selama 11 tahun ternyata tidak benar.
TRIBUN-MEDAN.com - Kasus inses di Bukittinggi ternyata hoaks. Kasus anak setubuhi ibu kandungnya selama 11 tahun ternyata tidak benar.
Kasus ini pertama kali mencuat setelah Wali Kota Bukittinggi Erman Safar memberikan pernyataan.
Kini Erman Safar dilaporkan ke Polisi terkait pernyataannya tersebut.
Lantas seperti apa sosok Erman Safar?
Berikut profil Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar yang diduga menyebarkan hoaks soal kasus inses di Bukittinggi, Sumatera Barat.
Kini, Erman diketahui dilaporkan ke polisi oleh seorang ibu yang disebutkan inses dengan anaknya sendiri tersebut
Sebelumnya, Erman mengungkapkan adanya kasus inses di Kota Bukittinggi.
Kasus hubungan badan antara anak dan ibu atau inses tersebut terungkap saat sosialisasi pencegahan pernikahan dini anak.
Di situ, Erman secara terang-terangan menyebarkannya di Rumah Dinas Wali Kota, Rabu (21/6/2023).
"Ada anak yang sekarang sudah berusia 28 tahun, lagi kita karantina. Anak itu sejak SMA sudah berhubungan badan dengan ibunya," ungkap Erman Safar saat menjadi pembicara di sosialisasi tersebut, dikutip dari TribunPadang.com.
"(Pemko Bukittinggi) sedang mengkarantina (pemuda itu), sudah masuk lima bulan berjalan," imbuhnya.
Baca juga: Sudah Punya 3 Istri, Rudi Masih Gauli Anak Kandungnya hingga Melahirkan 7 Anak dan Semuanya Dibunuh
Baca juga: Gempa 5.1 Magnitudo Guncang Humbahas, BMKG : Tak Berpotensi Tsunami
Profil Erman Safar
Erman Safar diketahui lahir apda 13 Mei 1986, merupakan seorang politikus Partai Gerindra.
Kini, ia sedang menjabat sebagai Wali Kota Bukittinggi periode 2021-2024.
Selain menjadi politikus, Erman dikenal juga berprofesi sebagai pengusaha.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kasus-inses-di-Bukittinggi-ternyata-hoaksss.jpg)