Berita Viral
Sosok Bos Sindikat Penjual Ginjal di Bekasi, Suka Nenteng Koper dan Ngaku-ngaku Pekerja Proyek
Inilah sosok bos sindikat penjual ginjal di Bekasi. Ia mengaku sebagai pekerja proyek, ternyata dirinya merupakan bos penjualan ginjal ke kamboja
Penulis: Angel aginta sembiring | Editor: Angel aginta sembiring
Setidaknya sudah empat bulan rumah kontrakan ini ditinggali oleh para terduga pelaku. Penghuni rumah kontrakan ini disebut cenderung tertutup.
Tidak mudah bagi Nuraisyah dan suaminya mendeteksi salah satu penghuni rumah yang menjadi target kepolisian.
Pasalnya, beberapa kali datang, nama yang dimaksud selalu tidak ada di rumah hingga akhirnya yang bersangkutan diketahui berada di rumah pada Minggu (18/6) sore.
Ia mengaku belum mengetahui masalah apa yang menimpa penghuni rumah kontrakan di wilayahnya.
”Gatau saya, polisi juga nggak ngasih tau curiganya karena kasus apa,” tambahnya.
Warga sekitar juga mengaku tidak mengetahui aktivitas sehari-hari para penghuni rumah.
Penghuni rumah kerap berganti-ganti, beberapa waktu sempat dihuni oleh 16 orang secara bersamaan.
Sudah menyewa satu rumah, tidak jarang penghuni rumah kontrakan ini dijumpai oleh warga sekitar tidur di teras rumah.
”Bukan ini ada sekitar 16 orang, kemarin tinggal 4 orang. Kaya seperti itu penampungan,” kata salah satu warga, DU (60).
Ia mengaku sempat menaruh kecurigaan kepada para penghuni rumah kontrakan tersebut.
Semua penghuni rumah diketahui tidak menggunakan kendaraan atau berjalan kaki.
Meskipun demikian, DU sempat menyaksikan ada kendaraan roda empat digunakan oleh penghuni kontrakan pada waktu-waktu tertentu.
Kecurigaan semakin menguat saat ia melihat penghuni keluar dari rumah menenteng koper.
”Saya memang dari dulu udah curiga, ini siapa sih. Saya kan takutnya ntar jangan-jangan dagang narkoba,” tambahnya.
Penggerebekan dilakukan pada senin dini hari (19/6), dengan mengamankan sejumlah korban yang diduga akan di jual ke Kamboja.
Ditempat tersebut, aparat kepolisian juga mengamankan sejumlah dokumen kesehatan.
Kasus ini pun terungkap setelah saksi mengetahui adanya penjualan ginjal di akun Facebook Donor Ginjal Indonesia.
Akun tersebut menawarkan penjualan ginjal dengan harga Rp 135 juta dengan sejumlah persyaratan.
(*/TRIBUN-MEDAN.COM)
Baca juga: GERAM! KAPOLRI Turun Tangan Perintahkan Pecat Perwira yang Tipu Tukang Bubur Rp 310 Juta
Baca juga: Panas! Ribuan Massa Geruduk Al Zaytun, Panji Gumilang Auto Kicep Bakal Ditangkap Gegara Menyesatkan?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/sosok-bos-sindikat-penjual-ginjal-di-Bekasi.jpg)