Politisi PDIP Kritik Luhut Pakai Bule di Proyek IKN, Nusyirwan Beber Fakta LRT,Fasilitas Asian Games
Pernyataan Menko Marvest Luhut Binsar Pandjaitan terkait penggunaan pekerja asing mengawasi proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) mengundang kritik.
Penulis: Salomo Tarigan | Editor: Salomo Tarigan
"Bangsa kita enggak bisa, ya memang enggak bisa. Kualitasnya masih kadang miring-miring. Kalau Anda lihat bangunan kita, masih banyak kualitasnya kurang bagus, tidak rapi. Kuat, tapi masih belok-belok," ucap Luhut saat peluncuran Battery Asset Management Services Indonesia Battery Corporation di Kantor Kemenko Marves, Jakarta, Senin (12/6/2023) malam.
“Oleh karena itu, saya lapor kepada Pak Presiden pengawas itu kita terpaksa dengan segala hormat kita pakai bule-bule untuk menjadi kualitas. Jangan nanti Istana Presiden itu jadi, tapi kualitasnya tidak bagus," ujar Luhut dalam rapat kerja dengan Banggar DPR RI, Jakarta, Jumat (9/6/2023), seperti yang dikutip dari Kompas.com.
Luhut yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas Percepatan Investasi IKN mengaku sedang fokus menyelesaikan persoalan tanah di kawasan Nusantara. Ia memprioritaskan percepatan perolehan tanah.
“Saya kejar 27 Juli, saya targetnya selesai dengan harganya berapa, kemudian siapa yang mau beli, siapa yang mau masuk itu semua akan kita lakukan," katanya.
Ia berpendapat tanah atau lahan termasuk harganya, penting untuk dipastikan agar bisa ditawarkan kepada para investor IKN.
Oleh karena itu, ia segera meminta tim appraisal untuk menghitung dan setiap enam bulan harga tanah itu akan berubah.
“Karena infrastruktur yang dibangun makin berkembang sehingga mereka harus menyesuaikan dengan itu," ucap Luhut.
Logo IKN Bertema 'Pohon Hayat'
Pada Selasa (30/5/2023) sore, Presiden Jokowi meluncurkan logo resmi untuk Ibu Kota Nusantara (IKN) di istana Negara.
Logo yang terpilih yakni Pohon Hayat yang dipilih berdasarkan voting terbanyak dari masyarakat.
"Alhamdulillah telah terpilih logo dengan pemilih terbanyak. Jadi yang memilih bukan Presiden, hati-hati. Yang milih masyarakat, bukan Presiden," ujar Jokowi.
Logo yang terpilih yakni Pohon Hayat karya desainer Aulia Akbar.
"Logo terpilih bertema 'Pohon Hayat'. Didesain oleh Mas Aulia Akbar," lanjut Kepala Negara mengumumkan pemenang terpilih.
Selanjutnya, Presiden Joko Widodo menjelaskan bahwa filosofi logo "Pohon Hayat" merupakan pohon kehidupan.
Pemerintah berharap memberikan inspirasi kehidupan baru bagi IKN.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Luhut-Binsar-Pandjaitan-adfa.jpg)