Berita Populer Hari Ini

Berita Populer, Penjualan Sapi Kurban Masih Sepi, Pedangdut Buang Bayinya yang Baru Lahir

Berita populer hari ini dimulai dari Penjualan Sapi Kurban Masih Sepi, Dua Minggu Menjelang Hari Raya Idul Adha

Tayang:
TRIBUN MEDAN/DIANA
Suasana di kandang sapi di Jalan Avros Kampung Baru Kota Medan, Samping Jembatan Sungai Deli   

TRIBUN-MEDAN.com - Berita populer hari ini dimulai dari Penjualan Sapi Kurban Masih Sepi, Dua Minggu Menjelang Hari Raya Idul Adha

Selanjutnya, Terancam 10 Tahun Penjara, Tiga ABK Penyelundup 17 PMI Ilegal ke Malaysia Jadi Tersangka

Ketiga, Fakta Baru Kasus Dugaan Kekerasan Fisik dan Seksual oleh Eks DPR Terhadap Istrinya hingga Keguguran

Keempat, Pria Asyik Main Hp di Tengah Acara Pernikahannya, Reaksi Mempelai Wanita Disorot

Kelima, Pengakuan Pedangdut Satwika: Sempat Simpan Bayinya 2 Hari Sebelum Dibuang, Malu Hasil Hubungan Gelap

Berikut 5 Berita populer Tribun Medan hari ini:

1. Penjualan Sapi Kurban Masih Sepi, Dua Minggu Menjelang Hari Raya Idul Adha

Suasana di kandang sapi di Jalan Avros Kampung Baru Kota Medan, Samping Jembatan Sungai Deli
 
Suasana di kandang sapi di Jalan Avros Kampung Baru Kota Medan, Samping Jembatan Sungai Deli  (TRIBUN MEDAN/DIANA)

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Dua minggu menjelang Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah, penjualan sapi kurban di Kota Medan terpantau masih sepi.

Saman, satu diantara karyawan usaha hewan kurban Berkah di Jalan Avros Kampung Baru Medan, Samping Jembatan Sungai Deli mengatakan bahwa hingga saat ini hanya 15 ekor sapi kurban yang terjual.

"Untuk saat ini penjualan masih stabil saja, dari total 42 ekor sapi yang kita sediakan pada Lebaran Iduh Adha tahun ini, baru 15 ekor yang terjual sampai hari ini," Ujarnya kepada Tribun Medan, Selasa (13/6/2023).

Padahal, menurutnya, harga sapi saat ini cenderung stabil dibandingkan dengan harga tahun lalu.

"Untuk harga juga terjangkau sama seperti tahun lalu, baik itu untuk ukuran 60 kilogram, 70, 80, 90 hingga 100 semuanya stabil," Ucapnya.


Baca Selengkapnya

2. Terancam 10 Tahun Penjara, Tiga ABK Penyelundup 17 PMI Ilegal ke Malaysia Jadi Tersangka

Ditpolairud Polda Sumut gagalkan penyelundupan 17 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal yang akan berangkat ke Malaysia melalui perairan Tanjungbalai, Asahan. 
Ditpolairud Polda Sumut gagalkan penyelundupan 17 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal yang akan berangkat ke Malaysia melalui perairan Tanjungbalai, Asahan. (Tribun Medan/Aprianto)

Tiga ABK Penyelundup 17 PMI Ilegal ke Malaysia Jadi Tersangka, Terancam 10 Tahun Penjara

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ditpolairud Polda Sumut gagalkan penyelundupan 17 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal yang akan berangkat ke Malaysia melalui perairan Tanjungbalai, Asahan. 

Dirpolairud Polda Sumut, Kombes Pol Toni Ariadi mengatakan, 17 orang PMI ilegal tersebut berhasil diamankan dari sebuah kapal saat berada di perairan Tanjungbalai pada Minggu (11/6/2023) sekira pukul 02.45 WIB. 

Saat dilakukan pemeriksaan, personel Ditpolairud Polda Sumut menemukan setidaknya 17 orang PMI ilegal dan tiga orang anak buah kapal. 

Adapun 17 orang PMI ilegal tersebut terdiri dari empat wanita dan 13 laki-laki. 


Baca Selengkapnya

3. Fakta Baru Kasus Dugaan Kekerasan Fisik dan Seksual oleh Eks DPR Terhadap Istrinya hingga Keguguran

Sosok perempuan inisial RKD (tengah kiri) istri sah mantan Anggota DPR RI Bukhori Yusuf dari Fraksi PKS saat di Polda Metro Jaya, Sabtu (10/6/2023). Dia melaporkan mantan istri siri suaminya ke polisi. (Tribunnews.com/Fahmi Ramadhan)
Sosok perempuan inisial RKD (tengah kiri) istri sah mantan Anggota DPR RI Bukhori Yusuf dari Fraksi PKS saat di Polda Metro Jaya, Sabtu (10/6/2023). Dia melaporkan mantan istri siri suaminya ke polisi. (Tribunnews.com/Fahmi Ramadhan)(Tribunnews.com/Fahmi Ramadhan)

TRIBUN-MEDAN.COM - Komisi Nasional Anti-Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) telah menerima pelaporan terkait dugaan kekerasan yang dilakukan mantan Anggota DPR RI Fraksi PKS, Bukhori Yusuf (BY). Pelaporan itu dilakukan oleh istri BY yang berinisial MY sebagai korban.

Pelaporan korban yang didampingi oleh PPA Peradi itu, ditindak lanjuti Komnas Perempuan sekira akhir Mei 2023. Dalam laporannya, MY mengungkapkan sejumlah kekerasan yang kerap dilakukan BY terhadapnya.

Komnas Perempuan mengolongkannya ke dalam tiga jenis: kekerasan seksual, kekerasan fisik, dan kekerasan ekonomi.

Teruntuk kekerasan seksual sendiri, MY mengungkapkan bahwa BY sudah melakukannya bahkan sebelum mereka menikah.

Peristiwa diawali dari perkenalan keduanya pada 31 Desember 2021 di sebuah kampus swasta di Jakarta. Kemudian mereka bertukar nomor telepon.


Baca Selengkapnya

4. Pria Asyik Main Hp di Tengah Acara Pernikahannya, Reaksi Mempelai Wanita Disorot

Dicap tak Sopan, Pria Asyik Main Hp di Tengah Acara Pernikahannya, Reaksi Mempelai Wanita Disorot
Dicap tak Sopan, Pria Asyik Main Hp di Tengah Acara Pernikahannya, Reaksi Mempelai Wanita Disorot(Instagram)

TRIBUN-MEDAN.com - Dicap tak sopan, pria asyik main Hp di tengah acara pernikahannya.

Reaksi mempelai wanita yang berdiri disebelahnya disorot.

Pernikahan merupakan salah satu momen yang sakral bagi manusia yang menjalaninya.

Ilustrasi Pernikahan
Ilustrasi Pernikahan (Shutterstock)

Sebab, ikatan janji suci ini dilakukan manusia langsung di hadapan Tuhan YME.

Namun apa jadinya jika pengantin pria bertingkah seenaknya di tengah pesta pernikahannya sendiri?


Baca Selengkapnya

5. Pengakuan Pedangdut Satwika: Sempat Simpan Bayinya 2 Hari Sebelum Dibuang, Malu Hasil Hubungan Gelap

Sosok pedangdut Hikmah Satwika Kuncoro Putri (23) sempat menyimpan bayinya selama 2 hari sebelum dibuang.
Sosok pedangdut Hikmah Satwika Kuncoro Putri (23) sempat menyimpan bayinya selama 2 hari sebelum dibuang.(HO)

TRIBUN-MEDAN.com - Sosok pedangdut Hikmah Satwika Kuncoro Putri (23) sempat menyimpan bayinya selama 2 hari sebelum dibuang.

Hikmah melahirkan bayinya dalam keadaan masih hidup.

Namun ia tega membunuh dan membuang bayinya di area perkebunan milik Suyatni di Jalan Kebondalem-Petungsinarang, Pacitan, Jawa Timur.

Bayi tersebut kemudian disimpan di kamarnya selama sekitar 2 hari sebelum akhirnya dibuang menggunakan sepeda motor yang dikendarai oleh pelaku pada Rabu (7/6/2023) malam.

Hal itu terkuak saat Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pacitan akhirnya berhasil mengungkap identitas pelaku pembuangan jasad bayi yang ditemukan di area perkebunan milik Suyatni di Jalan Kebondalem-Petungsinarang, Pacitan, Jawa Timur, Kamis (4/5/2023) sekitar pukul 15.30 WIB lalu.


Baca Selengkapnya

(*/Tribun Medan)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved