Breaking News

Berita Internasional

Calon Pengantin Wanita Ditembak Beberapa Jam sebelum Pernikahan, Pelaku Ikuti Korban ke Salon

Seorang pengantin wanita baru-baru ini dikabarkan ditembak oleh personel Polisi Bihar beberapa jam sebelum pernikahannya.

Tayang:
TRIBUN MEDAN/HO
Ilustrasi 

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang pengantin wanita baru-baru ini dikabarkan ditembak oleh personel Polisi Bihar beberapa jam sebelum pernikahannya.

Pernikahan itu digelar di kota Munger, India pada hari Minggu (21/5/2023) kata para pejabat.

Dikutip dari India Times, tersangka diidentifikasi sebagai Aman Kumar, personel Polisi Bihar yang saat ini ditempatkan di Patna.

Awalnya pengantin wanita itu pergi ke salon kecantikan untuk dirias pada hari pernikahannya di malam hari.

Pengantin wanita bernama Apoorva Kumari (26), warga Mahespur, Tarapur Diara berjalan menuju salon kecantikan di dekat kawasan kantor polisi Kasim Bazar.

Ternyata Aman Kumar sudah memperhatikan keberadaan Apoorva dan berjalan di belakang pengantin wanita tersebut.

Ia bahkan mengikuti Apoorva sampai ke lokasi salon kecantikan.

Para staf salon kecantikan pun mengaku melihat Aman yang berjalan dan berdiri di belakang Apoorva.

Tetapi mereka tidak curiga karena beranggapan Apoorva merupakan anggota keluarga Aman Kumar.

"Aman Kumar datang bersama gadis itu. Saat mempelai wanita bersiap-siap dirias, pemuda itu berdiri di belakang gadis itu," kata salah satu staf salon kecantikan tersebut.

"Kami mengira dia adalah anggota keluarga," lanjutnya.

Tak disangka-sangka, saat mempelai wanita sedang bersiap-siap, Aman justru mengeluarkan pistol dan menembak korban dari belakang.

Staf salon kecantikan pun kaget dengan kejadian mendadak itu dan melihat Aman juga mencoba menembak dirinya sendiri.

Namun, seorang anggota staf memberanikan diri untuk mencegah Aman agar tidak menembak dirinya sendiri.

"Staf panti mencoba menangkap terdakwa. Tapi, entah bagaimana dia bisa lolos," kata mereka.

Staf salon kecantikan langsung menghubungi pihak kepolisian atas kejadian yang tak diduga di tempat itu.

Setelah menerima informasi tentang kejadian tersebut, Petugas Polisi Sub Bagian (SDPO) Sadar, Rajesh Kumar dan polisi tiba di lokasi.

Menurut SDPO, rekaman CCTV membantu polisi mengidentifikasi tersangka.

Para pejabat mengatakan bahwa mempelai wanita dirawat di Rumah Sakit Sadar untuk perawatan.

"Satu peluru menembus bahu kanan dan keluar dari dada samping. Kondisi gadis itu keluar dari bahaya. CT scan sedang dilakukan," kata dokter bedah.

"Polisi telah menemukan pistol, lubang dan dua selongsong peluru dari tempat kejadian," kata SDPO.

"Polisi sedang menyelidiki masalah ini. Polisi menyelidiki dari segala sudut," kata Kumar.

(cr19/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved