Viral Medsos
Seorang Remaja Menjadi Korban Salah Tangkap Polisi, Dipukuli hingga Kritis
Fikri dianggap menjadi salah satu anggota gangster saat pihak kepolisian menggelar operasi di Jalan Raya MT Haryono, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi.
Penulis: Joy Silvana Aritonang |
Seorang Remaja Menjadi Korban Salah Tangkap Polisi, Dipukuli hingga Kritis
TRIBUN-MEDAN.COM - Seorang remaja berusia 20 tahun di Bekasi menjadi korban salah tangkap polisi.
Fikri adalah warga Kampung Cijengkol RT 001 RW 001, Kecematan Setu, Kabupaten Bekasi jadi korban salah tangkap anggota tim Brimob Resimen 1 Cikeas pada Sabtu (20/5) dinihari.
Fikri dianggap menjadi salah satu anggota gangster saat pihak kepolisian menggelar operasi di Jalan Raya MT Haryono, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi.
Baca juga: Viral Kades di Sidoarjo Disandera Selama 6 Jam, Terungkap Alasan Bikin Warga Geram
Menurut kuasa hukum korban, Griffinly Mewoh, Fikri saat kejadian saat membeli makan. Namun kemudian ia ditangkap dan dipukuli.
Diduga yang memukuli Fikri merupakan anggota tim Brimob Resimen 1.
Griffinly menjelaskan bahwa saat berada di depan pintu gerbang Perumahan Griya Setu Permai, Fikri sempat melihat ada sekelompok orang pakai baju preman dan pakaian dinas polisi lengkap.
Luka-luka yang dialami Fikri kata Griffinly hampir di sekujur tubuh, mulai dari kepala hingga ujung kaki.
Namun saat ini kondisinya mulai membaik dan mendapat perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Kabupaten Bekasi.
(*)