Liga Inggris
Nasib Arsenal Menyedihkan, 248 Hari di Puncak Klasemen Liga Inggris Gagal Juara tapi Dapat Pujian
Arsenal menyedihkan. Penurunan drastis pada akhir musim ini layaknya sebuah klise dari musim ke musim.
TRIBUN-MEDAN.com - Arsenal sempat kedinginan di puncak klasemen selama 248 hari, sehingga banyak yang beranggapan akan merengkuh gelar Liga Inggris musim 2022-2023.
Saat diambang juara, Arsenal justru tersalip oleh Manchester City. Hal itu tak terlepas dari performa The Gunners yang tak konsisten di akhir-akhir musim.
Teranyar, kekalahan Arsenal dari Nottingham Forest dalam pekan 37 Liga Inggris tadi malam menasbihkan Manchester City jadi jawara musim 2022/2023.
Arsenal yang cukup konsisten di awal musim, bertahan di puncak klasemen selama 248 hari, hingga unggul delapan angka dari Manchester City tetapi harus 'merelakan' di akhir musim.
Tim asuhan Mikel Arteta harus rela kehilangan trofi Liga Inggris yang sejatinya bukan jadi proyeksi utama tim musim ini.
Baca juga: DISIARKAN Langsung Man City vs Chelsea, Pesta Erling Haaland cs Lengkap jika Menang Lawan The Blues
Total waktu yang mereka capai untuk bisa bertahan di puncak dan harus mengakhiri musim tanpa gelar itu adalah yang pertama dalam sejarah Liga Inggris, menurut BBC.
Arsenal menyedihkan. Penurunan drastis pada akhir musim ini layaknya sebuah klise dari musim ke musim.
"Ini sepak bola. Ini adalah hari yang sangat menyedihkan, kami telah bekerja selama 11 bulan dengan tujuan itu dan berada di puncak selama berhari-hari," ucap Arteta kepada Sky Sports usai lawan Nottingham.
"Kami telah berkompetisi tetapi kami tidak memiliki kecukupan," tambahnya.
"Sekarang kami harus pulih. Ini sangat menyakitkan. Saya harus menemukan cara untuk mengangkat para pemain dan kami menghadapi pekan yang berat di depan kami," jelasnya.
Untuk diketahui, laga pamungkas Liga Inggris musim ini, Arsenal akan menjamu Wolves di Emirates Stadium pada Minggu (28/5/2023).
Baca juga: Juventus Kembali Dapat Sanksi, Dikurangi 12 Poin dan Turun ke Peringkat 8, Kepastian Hari Senin
Lain sisi, penjaga gawang Meriam London, Aaron Ramsdale mengakui, penurunan ini karena ulah mereka sendiri sebagai pemain.
Kesalahan demi kesalahan yang dilakukan invidu diganjar dengan hasil yang mengecewakan.
Sementara pesaing mereka Manchester City, maju dengan konsistensi yang penuh rasa percaya diri.
Anak asuh Pep Guardiola bisa menang beruntun 11 pertandingan di Liga Inggris untuk menyalip Arsenal yang underperform.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Arteta-gagal-bawa-arsenal-juara.jpg)