Berita Viral

Sidak Jalan Rusak di Sumut, Jokowi Sindir Pemko dan Pemkab : Jangan Enak-enak Dialihkan, Malah Tidur

Usai sidak ke jalan rusak yang ada di Sumut, Presiden Joko Widodo menyindir pemko dan pemkab karena perbaikan jalan rusak telah dialih ke pemerintah p

Tayang:
KOLASE/TRIBUN MEDAN
Presiden Joko Widodo sidak jalan rusak parah di Kabupaten Labuhanbatu Utara. 

TRIBUN-MEDAN.COM – Usai sidak ke jalan rusak yang ada di Sumut, Presiden Joko Widodo menyindir pemko dan pemkab.

Hal itu dikatakan Presiden Joko Widodo lantaran pemerintah pusat mengambilalih perbaikan jalan rusak.

Namun, selanjutnya Jokowi mengatakan jangan karena telah diambil alih, justru membuat kabupaten dan kota malah tidur.

"Jangan enak-enak diambil alih, yang kabupaten/kota malah tidur. Endak, bukan itu maksudnya. Kita ini ingin membantu, mempercepat, memperbaiki karena keluhan masyarakat," ujar Jokowi.

Adapun Jokowi juga mengatakan, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota tetap memiliki tanggung jawab untuk memperbaiki jalan yang menjadi tanggung jawabnya.

Menurut Jokowi, jika pemerintah pusat mengambilalih perbaikan jalan rusak bukan berarti pemerintah daerah lantas lepas tangan.

Sebab, bantuan yang diberikan pemerintah pusat hanya untuk daerah yang tidak memiliki kemampuan.

"Ini kan kita mengambil (perbaikan) jalan-jalan infrastruktur yang kabupaten/kota dan provinsi tidak memiliki kemampuan sehingga sebagian kita ambil, sebagian tetap tanggung jawab provinsi, kabupaten/kota," kata Jokowi di Kabupaten Labuhanbatu Utara, Provinsi Sumatera Utara dikutip dari siaran pers Sekretariat Presiden, Rabu (17/5/2023).

"Jangan enak-enak diambil alih, yang kabupaten/kota malah tidur. Endak, bukan itu maksudnya. Kita ini ingin membantu, mempercepat, memperbaiki karena keluhan masyarakat," ujar Jokowi.

Kepala Negara mengatakan bahwa pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 800 miliar untuk perbaikan seluruh jalan di Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Untuk itu, Jokowi mengungkapkan bahwa perbaikan infrastruktur jalan rusak yang berada di Provinsi Sumatera Utara akan segera dikerjakan oleh pemerintah.

Perbaikan tersebut tidak hanya untuk ruas Jalan Gunting Saga yang ditinjau langsung oleh Jokowi, tetapi juga jalan di Asahan.

"Ya langsung dikerjakan, nanti Insya Allah bulan Juli sudah mulai semuanya, dan tidak hanya di Labuhanbatu Utara, termasuk di Asahan karena identifikasi kita sudah komplet," kata Jokowi.

Ia juga menambahkan bahwa perbaikan infrastruktur jalan yang terus digenjot oleh pemerintah bertujuan agar jalan-jalan produksi dan logistik tidak terganggu.

Sebab, jika jalur tersebut terganggu, maka berpotensi menaikkan ongkos logistik yang pada akhirnya bisa memicu kenaikan inflasi.

"Jangan sampai yang namanya jalur logistik, jalan-jalan produksi itu rusak parah, itu akan mengganggu dan akan menaikkan biaya logistik, menaikkan inflasi. Itu tujuan kita memperbaiki infrastruktur," ujar Jokowi.

Diketahui, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sudah menyiapkan anggaran untuk perbaikan jalan di seluruh Indonesia untuk tahun anggaran 2023/2024, yakni sebesar Rp 32,7 triliun.

Ketentuan anggaran tersebut pun sudah dituangkan ke dalam Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2023 tentang Jalan Daerah.

Presiden Joko Widodo mengecek jalan rusak di Sialang Taji, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Rabu (17/5/2023).
Presiden Joko Widodo mengecek jalan rusak di Sialang Taji, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Rabu (17/5/2023). (Tribun Medan/Alif)

Baca juga: Inilah 5 Menteri era Jokowi yang Terjerat Korupsi, Mulai Menpora Sampai Menkominfo

Sebelumnya, diberitakan presiden Jokowi terbang ke Labura dengan menggunakan Helikopter yang berangkat dari Lanud Soewondo, Polonia.

Kapendam I/BB, Kolonel Inf Rico Julyanto Siagian menyampaikan bahwa, saat ini presiden Joko Widodo telah berada di Kota Medan sejak sore tadi.

"Pak Jokowi sudah di Medan dari sekira pukul 17.00 WIB," sebutnya.

Sebelumnya, Beredar video di media sosial yang memperlihatkan kondisi jalan yang rusak parah di Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura).

Karena jalan rusak parah, warga setempat yang melewatinya harus menerjang lubang dan kubangan lumpur yang menggenang.

Diketahui, belakang ini memang pemerintah tengah sibuk memperhatikan infrastuktur jalan usai TikTokers Bima mengkritik kondisi jalanan di Lampung.

Menyikapi hal ini, Presiden Joko Widodo melalui akun Twitternya menghimbau masyarakat yang tempat tinggalnya mengalami kondisi yang sama dengan jalanan di Lampung agar segera melaporkan dan mengirim bukti video.

"Infrastruktur jalan itu penting untuk mendukung arus mobilitas barang dan orang," isi cuitan dalam Twitter Presiden Joko Widodo.

"Apabila jalan di daerah Anda masih rusak parah dan sudah lama tidak diperbaiki, sampaikan kepada saya melalui kolom komentar dan kirim video melalui pesan langsung di akun Twitter ini," lanjutnya.

Sontak unggahan orang nomor 1 di Indonesia itu dipenuhi komentar masyarakat yang mengeluhkan infrastruktur jalan di daerahnya masing-masing, salah satunya kondisi jalan rusak di kawasan Kabupaten Labuhanbatu Utara provinsi Sumatra Utara.

Dalam video singkat tersebut, tampak kondisi jalan di daerah Kabupaten Labuhanbatu Utara tepatnya di Desa Sonomartani rusak parah dan penuh genangan lumpur.

(*/Tribun-Medan.com)

Baca juga: Jokowi Sebut Jalanan di Sumut Paling Parah Bak Kubangan Kerbau, Lebih Hancur Dari Lampung

Baca juga: ANDHI Pramono Jadi Tersangka, Rekan Pengusaha Importir Besar Kini Jadi Sorotan, Ada Anggota BPK

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved