Bahaya Demam Babi Afrika Menular ke Manusia, Inilah 5 Jenis Penyakit Demam Babi dan Gejalanya
Virus penyebab demam ini sudah memasuki wilayah Indonesia. Apa saja yang perlu diketahui terkait virus demam babi Afrika ini?
TRIBUN-MEDAN.com - Waspada penuilaran penyakit demam babi Afrika (African Swine Fever (ASF).
Virus penyebab demam ini sudah memasuki wilayah Indonesia.
Apa saja yang perlu diketahui terkait virus demam babi Afrika ini?
Simak penjelasan dari ahlinya.
Seperti diketahui, belakangan ramai soal virus demam babi Afrika atau African swine fever (ASF) yang ditemukan di Pulau Bulan, Batam, Provinsi Kepulauan Riau.
Bicara soal demam babi Afrika, sebenarnya ada beberapa jenis penyakit demam babi secara umum.
Hal ini diungkapkan oleh Peneliti Keamanan dan Ketahanan Kesehatan Global Dicky Budiman.
Berikut beberapa jenis penyakit demam babi secara umum.
1. Demam babi Afrika (ASF)
Penyakit yang saat ini sedang viral ternyata sangat menular yang dapat menyebabkan tingkat kematian yang tinggi pada babi.
"Tidak ada pengobatan atau vaksin untuk ASF," ungkap Dicky pada Tribunnews, Senin (15/5/2023).
2. Demam babi klasik (CSF)
Penyakit ini menular dan dapat menyebabkan tingkat kematian yang tinggi pada babi.
Saat ini, kata Dicky sudah tersedia vaksin untuk CSF.
3. Influenza babi
Penyakit pernapasan yang menular dan dapat menyebabkan penyakit ringan hingga parah pada babi serta manusia.
Saat ini juga telah tersedia vaksin untuk influenza babi.
4. Sindrom reproduksi dan pernapasan babi (PRRS)
Penyakit pernapasan yang sangat menular yang dapat menyebabkan masalah reproduksi pada babi.
Tidak ada pengobatan atau vaksin untuk PRRS.
5. Circovirus babi tipe 2 (PCV2)
Penyakit menular yang dapat menyebabkan masalah pernapasan dan reproduksi pada babi.
Saat ini juga sudah tersedia vaksin untuk PCV2.
Dari beberapa jenis penyakit demam babi di atas, Influenza babi(swine flu) adalah satu-satunya penyakit demam babi yang dapat mempengaruhi kesehatan manusia.
Penyakit ini disebabkan oleh virus yang disebut virus influenza A subtipe H1N1.
Virus ini dapat menyebar dari babi ke manusia melalui kontak langsung dengan babi yang terinfeksi atau melalui kontak dengan benda yang terkontaminasi, seperti makanan atau air.
Gejala influenza babi pada manusia dapat meliputi demam, batuk, sakit tenggorokan, hidung berair atau tersumbat, nyeri otot, sakit kepala, dan kelelahan.
Dalam beberapa kasus, influenza babi dapat menyebabkan komplikasi yang lebih serius, seperti pneumonia dan kematian.
Tersedia vaksin untuk influenza babi.
Penting untuk divaksinasi setiap tahun terhadap influenza babi.
Terutama jika manusia (peternak) berisiko tinggi mengalami komplikasi serius akibat penyakit ini.
Lebih lanjut, ia pun mengimbau masyarakat untuk melakukan vaksinasi pada babi yang sedang dipelihara.
"Penting untuk melakukan vaksinasi pada babi anda, terhadap penyakit-penyakit umum ini untuk membantu melindungi mereka dari penyakit," tegasnya.
(Tribunnews.com/Aisyah Nursyamsi)
Bahaya Demam Babi Afrika Menular ke Manusia, Inilah 5 Jenis Penyakit Demam Babi dan Gejalanya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/babi-demam-babi-afrika.jpg)