Viral Medsos

ASN di Pangandaran Mengundurkan Diri Usai Buat Laporan Pungli, Ngaku Diancam dan Diintimidasi

Menurut pengakuan Husein Ali Rafsanjani yang diunggah di Instagramnya @husein_ar, hal itu bermula pada tahun 2020, saat dirinya baru menerima surat

Tayang:
Penulis: Istiqomah Kaloko |

ASN di Pangandaran Mengundurkan Diri Usai Buat Laporan Pungli, Ngaku Diancam dan Diintimidasi

TRIBUN-MEDAN.COM - Guru muda bernama Husein Ali Rafsanjani (27) tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial usai mengungkapkan alasannya mengundurkan diri dari aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Pangandaran.

Husein Ali Rafsanjani mengundurkan diri dari ASN usai diancam dan diintimidasi karena membuat laporan dugaan praktik pungutan liar (pungli) di Pemkab Pangandaran.

Menurut pengakuan Husein Ali Rafsanjani yang diunggah di Instagramnya @husein_ar, hal itu bermula pada tahun 2020, saat dirinya baru menerima surat tugas sebagai ASN di Kabupaten Pangandaran dan harus mengikuti latihan dasar (Latsar) di Kota Bandung.

Baca juga: VIRAL Seekor Ayam Jago Ikut Kejar Maling Bikin Netizen Ngakak

Saat itu seluruh peserta mendapatkan surat tugas dengan detail anggaran yang sudah dianggarkan negara, tiba-tiba saja sepekan sebelum pelaksanaan, semua peserta diminta membayar uang transportasi sebesar Rp 270.000.

Meski sedikit jengkel pada saat itu Husein tetap membayar uang dengan jumlah yang sudah ditetapkan tersebut.

Namun, saat latihan dasar berjalan, para peserta kembali diminta untuk membayar Rp 310.000 yang tidak tahu kemana tujuan dananya.

Tetapi saat itu Husein menolak pungutan tersebut lantaran lantaran tak memiliki uang yang cukup. Bahkan dirinya menunjukkan saldo di buku tabungan yang hanya tersisa Rp 500 ribu.

Merasa ada yang tidak beres, Husein kemudian melaporkan tindakan pungutan tersebut ke lapor.go.id dengan mencantumkan bukti-bukti pungli.

Setelah mengakui bahwa dirinya melaporkan kasus pungli tersebut, Husein akhirnya dipanggil datang ke kantor BKPSDM.

Saat tiba di kantor BKPSDM, disana Husein kemudian disidang oleh belasan orang. Tak hanya itu ia juga diancam serta diintimidasi di tempat itu.

Namun saat itu Husein tetap pada pendiriannya tak mau menurunkan laporan pungli tersebut. Bahkan, saat itu pula Husein meminta surat pemecatan.

Namun surat pemecatan tersebut tak kunjung keluar sehingga Husein berinisiatif membuat surat pengunduran diri.

(cr31/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved