Penikaman

Motif Tiga Jukir Tikam Pengunjung Aksara Park, Pelaku Masih di Bawah Umur

Polsek Percut Seituan mengungkap motif di balik aksi penikaman pengunjung Aksara Park oleh juru parkir

Editor: Array A Argus
HO
Penampakan salah satu korban penikaman yang dilakukan juru parkir di Wahana Aksara Park, Kecamatan Medan Tembung. 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Tiga orang pelaku penikaman pengunjung pasar malam Aksara Park, Kecamatan Medan Tembung ditangkap polisi.

Ketiga pelaku penikaman itu yakni ES, GSM, dan ARN.

Mereka merupakan juru parkir di kawasan pasar malam Aksara Park.

Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan, Iptu Japri Simamora menjelaskan dari ketiga pelaku yang diamankan dua diantaranya masih dibawah umur.

Baca juga: 4 Rumah Warga Roboh Akibat Galian C Diduga Ilegal di Sawit Seberang

"ES dan GSM statusnya masih dibawah umur, sementara ARN merupakan orang dewasa," kata Japri kepada Tribun-medan, Senin (8/5/2023).

Ia menyampaikan, dari hasil pemeriksaan yang didapat, penikaman terhadap pengunjung yang merupakan kakak beradik bernama Andika Gulo (23) dan Wahyu Hermawan Gulo (19), bermula dari persoalan parkir.

"Motifnya masalah letak parkiran," sebutnya.

Baca juga: Jalan Rusak di Sumut Lebih Banyak dari Lampung, Malah Peringkat Dua Duitnya Dikorupsi

Japri menambahkan, saat ini pihaknya masih memburu satu pelaku lagi yang kini masih melarikan diri usai kejadian.

"Pelakunya empat orang, tiga sudah kita tangkap satunya lagi belum. Dua pelaku dibawah umur makanya tidak kita publish," ungkapnya.

Sebelumnya, dua remaja abang beradik bernama Wahyu Hermawan Gulo (19) dan Andika Saputra Gulo (23) menjadi korban penikaman juru parkir di Wahana permainan Aksara Park Jalan AR Hakim/Aksara, Kecamatan Medan Tembung pada 30 April lalu sekitar pukul 21:00 WIB.

Baca juga: Pantai Pasir Putih Parparean, Tempat Wisata di Toba, Miliki Pantai Pasir yang Bersih dan Luas

Akibatnya, santri asal Cirebon Bernama Wahyu itu koma selama tiga hari terhitung 2 Mei hingga sekarang akibat luka tusuk yang dialaminya.

Sementara abangnya, Andika, mengalami empat luka tusukan di punggung dan mendapat 27 jahitan.

Ibnu (30), abang ipar korban mengemukakan, adiknya Bernama Wahyu masih koma dan dirawat di RSUP H Adam Malik Medan.

Ia mengalami luka tusuk di perut sebelah kanannya hingga menembus ke ginjal. Hal inilah yang membuat korban sempat sadar pasca-operasi, namun tiba-tiba koma hingga saat ini.(Cr11/Tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved