Bus Peziarah Berhasil Dievakuasi Dari Kedalaman Sungai 5 Meter, Korban Tewas Bertambah 1 Orang

Bangkai bus peziarah yang jatuh ke dasar dasar Sungai Awu kawasan Objek Wisata Pemandian Air Panas Guci, Desa Rembul, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tega

KOLASE/TRIBUN MEDAN
Bus rombongan peziarah asal Tangerang Selatan, Bantun, terjun bebas ke sungai di Objek Wisata Pemandian Air Panas Guci, Kecamatan Bojong, Tegal, Jawa Tengah, Minggu (7/5/2023). 

TRIBUN-MEDAN.COM - Bangkai bus peziarah yang jatuh ke dasar dasar Sungai Awu kawasan Objek Wisata Pemandian Air Panas Guci, Desa Rembul, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah akhirnya berhasil dievakuasi.

Proses evakuasi bus peziarah Duta Wisata bernomor polisi B 7260 CGA setidaknya membutuhkan waktu selama 2 jam.

Dengan pengamanan petugas kepolisian diiringi tontotan warga, bus peziarah akhirnya diangkat ke jalanan dari dasar sungai sekitar 5 meter dari badan jalan.

Proses evakuasi dilakukan sejak alat berat atau crane tiba sekitar pukul 15.00 WIB.

Baru pada pukul 17.00 WIB bangkai bus akhirnya sampai di permukaan jalan. Bangkai kemudian ditarik menggunakan derek untuk dibawa keluar Guci.

Salah satu petugas evakuasi, Suworo mengatakan, crane yang dipakai memiliki kapasitas di atas 25 ton.

"Crane seberat ini akhirnya mampu mengangkat bus seberat 12 ton," kata Suworo di lokasi, Senin (8/5/2023).

Dikatakan Suworo, proses evakuasi sempat melalui sejumlah kendala hingga mengalami kegagalan dua kali. Salah satunya karena tali baja sempat lepas dari ikatan.

"Sempat dua kali talinya lepas karena posisi bus terjepit batu besar sungai. Tapi akhirnya bisa diangkat setelah sekitar dua jam," pungkas Suworo.

Sebelumnya, Kapolres Tegal AKBP Mochammad Sajarod Zakun, mengatakan, bus pariwisata itu awalnya mengangkut 50 peziarah asal Tangerang Selatan, dan sempat bermalam di Guci.

Sementara yang menjadi korban kecelakaan, ada 37 penumpang. Sajarod mengatakan, hasil penyelidikan sementara, diketahui jika bus meluncur sejauh sekitar 100 meter dari parkiran dan terperosok ke sungai sedalam 5 meter dari badan jalan.

"Berawal bus terparkir di areal parkir Guci. Sudah diganjal, dan berhenti menggunakan rem tangan tidak bisa bergerak," kata Sajarod, di lokasi kejadian, Minggu (7/5/2023).

Awalnya, saat diparkir, seorang kernet bus kemudian memanasi mesin bus. Sebanyak 37 penumpang naik.

Baca juga: Pengakuan Penumpang, Detik-detik Bus Jalan Sendiri Lalu Masuk Jurang: Saya Tak Lihat Ada Sopir

Baca juga: Viral Detik-detik Bus Peziarah Terjun ke Jurang, Penumpang Sudah Masuk, Sopir Masih Ngopi

Sementara 13 penumpang lainnya masih di bawah.

Termasuk sopir dan kernet bus yang meninggalkan mesin bus dalam keadaan menyala.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved