Anak Perwira Polisi Aniaya Mahasiswa

Terkuak Harta Kakayaan AKBP Achiruddin di LHKPN, Perwira yang Sering Pamer Harley Davidson

Fakta lain dan temuan penyidik Polda Sumut setelah melakukan penggerebekan di kediaman AKBP Achiruddin. Terkuak harta kekayaan AKBP Achiruddin

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Salomo Tarigan
HO
AKBP Achiruddin Hasibuan yang suka pamer Harley Davidson 

Sama halnya di Medan, mantan Kabag Bin Ops Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut itu juga tak terdaftar di HDCI Indonesia baik pernah terdaftar ataupun terdaftar.

"Pak Achirudin Hasibuan bukan anggota HDCI Medan maupun Sumut,"kata Ketua HDCI Medan Tengku Rinel, Rabu (26/4/2023).

Gaya Arogan AKBP Achiruddin Menyilangkan Tangan dan Tatapan Songong Anaknya Saat Dirilis Polda Sumut
Gaya Arogan AKBP Achiruddin Menyilangkan Tangan dan Tatapan Songong Anaknya Saat Dirilis Polda Sumut (Tribun Medan/HO)

Sebelumnya, Kabag Bin Ops Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut, AKBP Achiruddin Hasibuan dicopot dari jabatannya karena membiarkan anaknya Aditya Hasibuan, menganiaya mahasiswa bernama Ken Admiral pada 22 Desember lalu.

Kasus ini pun viral dan menjadi sorotan karena video penganiayaan beredar luas.

Setelah itu, netizen juga menyoroti aksi pamer sepeda motor gede merk Harley Davidson yang sering di unggah Achiruddin di Instagramnya.

Padahal, berdasarkan laporan LHKPN-nya ia hanya melaporkan hartanya sekitar Rp 467 juta. Sementara sepeda motor Harley Davidson yang kerap ia pamerkan tak terdaftar.

Ditkrimum Periksa CCTV Rumah AKBP Achiruddin

Direktorat Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Sumut menemukan hal yang janggal setelah menggeledah rumah AKBP Achiruddin Hasibuan.

Diketahui, penggeledahan ini dilakukan setelah kasus penganiayaan yang melibatkan AKBP Achiruddin Hasibuan dengan tersangka utama adalah putranya, Aditya Hasibuan.

Dirkrimum Polda Sumut, Kombes Sumaryono menyatakan sudah disita sejumlah barang bukti untuk melengkapi berkas perkara penganiayaan.

Namun ada yang sedikit mengganjal.

Saat dilakukan penggecekan melalui CCTV, Kombes Sumaryono mengaku tidak menemukan rekaman ataupun jejak penganiayaan di CCTV rumah tersebut.

"Iya, tadi kita sudah geledah CCTV  rumah AKBP AH. Kami hanya menemukan receiver ataupun decoder dari CCTV," kata Sumaryono, Rabu (26/4/2023).

Menurut keterangan orang di dalam rumah, decoder tersebut sudah lama mati.

Karena itu, tidak ada bukti berupa rekaman perbuatan penganiayaan yang dilakukan Aditya Hasibuan terhadap Ken Admiral, yang terjadi di depan rumahnya.

"Tetapi menurut keterangan pemilik rumah, decoder tersebut sudah lama mati," ucapnya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved