Situasi di Kota Kupang Mencekam, Kericuhan Diduga Melibatkan Oknum TNI POM-AD dan Polri
Situasi di Kota Kupang mencekam pasca terjadi kerucuhan saat pertandingan di GOR Oepoi Kota Kupang, Rabu (19/4/2023) malam . . .
Berdasarkan video amatir yang diterima POS-KUPANG.COM melalui aplikasi percakapan WhatsApp, seorang pria menyampaikan bahwa sekelompok orang telah tiba di Pos Polisi Kanaan.
Kemudian mereka membakar sepeda motor.
"Ini Pos Kanaan abang....motor dibakar," ujar seorang pria dalam video berdurasi sembilan detik.
Tampak nyala api berkobar disertai dengan kepulan asap hitam.
Pada video lainnya berdurasi 17 detik, terdengar suara tembakan sebanyak tiga kali.
"Ini bunyi tembakan abang, dong bikin baribut di lampu merah," ujar seorang pria dengan dialek Kupang.
Lampu merah dimaksud, diduga merupakan perempatan Polda NTT.
Sebelumnya diberitakan, kerusuhan terjadi di GOR Oepoi Kupang.
Pemicunya bukan karena perselisihan antarpemain basket.
Namun diduga akibat kesalapahaman oknum anggota dari kesatuan yang berbeda.
Informasi yang diperoleh, iba-tiba saja keributan pecah.
Selajutnya saling kejar dan baku hantam.
Sejumlah penonton panik dan ketakutan.
Berdasarkan foto dan video yang beredar di aplikasi percakapan WhatsApp, diterima POS-KUPANG.COM pada Rabu malam, tampak situasi di GOR Oepoi Kupang tidak terkendali.
Beberapa pria memakai baju khas polisi, wajahnya bersimbah darah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Situasi-di-Kota-Kupang-Mencekam-Rabu-1942023.jpg)