Sumut Terkini

Dishub Sumut Prediksi Seluruh Moda Transportasi Alami Peningkatan Penumpang selama Masa Mudik

Dishub Sumatera Utara memprediksi seluruh moda transportasi, akan mengalami peningkatan jumlah penumpang selama masa angkutan arus mudik.

Tayang:
HO
Kepala Dinas Perhubungan Sumatra Utara, Agustinus saat ditemui di kantornya beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Dinas Perhubungan (Dishub) Sumatera Utara memprediksi seluruh moda transportasi, akan mengalami peningkatan jumlah penumpang selama masa angkutan arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah di Sumut.

Dalam catatan Dishub Sumut, atas kapasitas sarana transportasi dan prediksi kenaikan penumpang masa mudik Lebaran 2023, untuk angkutan jalan, yakni Bus sebanyak 602 unit, AKDP 1.335 uni diprediksikan mengalami kenaikan jumlah penumpang sekitar 5 hingga 10 persen.

Sementara angkutan penyeberangan di Danau Toba, 8 Kapal Motor Penyebarangan (KMP) dan Sibolga 6 KMP, diprediksikan mengalami kenaikan jumlah penumpang sekitar 300 persen.

Angkutan laut 2 unit kapal dengan 7 kunjungan atau pelayaran, yaitu Kelud kapasitas1.906 penumpang dan Dorolondo kapasitas 2.138 penumpang, prediksi mengalami peningkatan penumpang sekitar 40 hingga 60 persen.

Kereta Api, lokomotif 31 unit dengan KA 71 unit, dengan kapasitas 17.704 seat per hari. Prediksi mengalami peningkatan penumpang sekitar sekitar 121 persen.

Angkutan udara, 13 Airlines dengan 42 rute domestik dan 16 rute internasional. Prediksi mengalami peningkatan penumpang sekitar sekitar 29 persen.

Kemudian, Dishub Sumut bersama stekholder terkait akan mendirikan 22 pos, terdiri UPPKB 5 pos, terminal 7 pos, exit tol Tebing Tinggi, 1 pos, Kantor BPTD II Sumut, 1 pos, Posko Induk Dishub Sumut, 1 pos, Kantor UPTD Dishub Sumut, 7 pos.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Sumut, Agustinus mengungkapkan pihaknya akan melakukan monitoring tarif angkutan umum pada armada AKAP daam AKDP.

"Untuk memastikan bahwa operator angkutan, mematuhi ketentuan tarif batas atas dan batas bawah tarif ekonomi, yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah," ucap Agustinus.

Kemudian, patroli mobile pada ruas jalan yang rawan kecamatan. Agustinus mengatakan tujuannya, untuk menjamin kelancaran arus lalulintas, khususnya pada ruas jalan utama, yang menjadi jalur keberangkatan umum, terminal liar dan pasar tumpah.

"Memastikan ketersediaan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan penyiapan lokasi rest area bagi pengemudi dan awak bus," tutur Agustinus.

Agustinus mengungkapkan pihak Dishub Sumut, Direktorat Lalulintas Polda Sumut dan stekholder terkait akan melakukan pemeriksaan atau ram check, seluruh angkutan jalan AKAP dan AKDP.

"Kita juga siapkan 1000 alat tes urine, untuk memastikan bahwa kita betul-betul siap pengemudi dan awak bus. Kemudian, angkutannya siap dan awak busnya juga siap. Tentunya ini, bentuk antispasi terhadap keselamatan," jelas Agustinus.

Agustinus mengatakan pihaknya bersama stekholder terkait akan juga memastikan untuk rute yang dilalui betul-betul aman dan nyaman untuk digunakan pemudik. Sehingga pengecekan juga sudah dilakukan dengan baik, jauh-jauh hari masa angkutan Lebaran 2023 ini.

"Kita ada personil yang bertugas, kita ada posko induk angkutan, posko monitorong ada di Kantor Dinas, lalu ada posko di 7 kantor UPT kita. Itu nanti melaporkan ke posko induk, misalnya ada gangguan perjalanan, dan itu akan terkonesi dengan posko monitoring," ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat akan melakukan perjalanan mudik dengan kendaraan pribadi, atau mobil. Untuk memastikan kelayakan kenderaannya untuk dijadikan transparan mudik.

"Kemudian, patuhi peraturan lalulintas, melihat jam untuk mengemudi. Selalu istirahat di rest area, jangan menggunakan sepada motor dan menggunakan armada yang berizin," imbauan Agustinus.

(cr14/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved