Terbongkar Kisah Asmara Cinta Segitiga Kades Tewas Disuntik Mantri, Polisi Buka Fakta Baru
Akhirnya terbongkar fakta baru terkait tewasnya Kepala Desa (Kades) di Serang yang dibunuh dengan cara disuntik seorang mantri.
"Saat ini, penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan ahli balai BPOM terkait cairan yang disuntikkan tersangka," katanya.
Sosok Istri Mantri S
Istri Mantri S berinisial N adalah seorang bidan.
N bekerja sebagai bidan desa di Desa Curuggoong, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang.
Sebulan sekali, warga Kampung Pasar, Desa Kadubeureum, Kecamatan Padarincang, itu kerap mengadakan Posyandu di kampung-kampung yang ada di desa tersebut.
Dari acara itu, N diduga menjalin komunikasi sehingga dekat dengan Salamunasir.
Mantri S Cemburu
Terungkap seorang Mantri berinisial S nekat menusukkan jarum suntik kepada Salamunasir karena cemburu.
Hal itu diungkap oleh kuasa hukum Mantri S, Raden Elang Mulyana.
Raden Elang Mulyana mengatakan S cemburu setelah melihat foto istrinya, N sedang makan dengan Salamunasir.
Foto itu disimpan di telepon genggam istrinya.
Menurut Raden Elang Mulyana, S beberapa kali mengingatkan sang istri kaitan masalah cemburu.
"Pelaku juga datang ke rumah korban untuk mengklarifikasi terkait dugaan perselingkuhan," kata Raden Elang kepada TribunBanten.com, Senin (13/3/2023).
Menurut Sekretaris Desa Curuggoong, Maskun, bidan N dengan Salamunasir dekat karena berkaitan dengan profesi.
"Kenal seperti biasa aja (Secara profesi). Tersangka ada pikiran lain sehingga ada kesalahpahaman," kata Maskun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kasus-suntik-mati-kades-tribunmedan.jpg)