Proyek Sport Centre
Pembangunan Stadion Madya Atletik dan GOR Martial Art di Areal Sport Centre Dimulai Bulan Ini
Pembangunan Stadion Madya Atletik dan Martial Arts di areal Sport Centre, Desa Sena Kabupaten Deliserdang, dimulai pelaksanaannya pada Maret 2023 ini
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Pembangunan Stadion Madya Atletik dan Martial Arts di areal Sport Centre, Desa Sena Kabupaten Deliserdang, dimulai pelaksanaannya pada Maret 2023 ini.
Keduanya merupakan vanue PON 2024 di Sumut.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan (Dispora) Sumatera Utara (Sumut) Baharuddin Siagian kepada wartawan di Medan, Senin (13/3/2023) sore.
“Secara umum persiapan pelaksanaan pembangunan dua venue tersebut (Stadion Madya Atletik dan Martial Arts) sudah hampir rampung. Termasuk lokasi lahan peruntukannya semua sudah clear,” katanya.
Baca juga: Lakukan Penertiban di Lahan Sport Centre, Pemprov Sumut Klaim Sudah Berikan Penggarap Ganti Rugi
Terkait status tanah dan masih adanya protes dari beberapa warga setelah penertiban oleh tim gabungan penertiban aset Pemprov Sumut baru-baru ini, Baharuddin mengatakan status lahan sport centre Sumut seluas 300 hektare milik Pemprov Sumut.
“Lahan tersebut aset Pemprov Sumut dan telah dicatat dalam Buku Aset Pemprov Sumut,” ujar Baharuddin.
Sedangkan pemberian ganti rugi tanaman dan bangunan bagi warga penggarap di atas tanah milik Pemprov Sumut tersebut, dengan jumlah 403 penerima nominatif, sebanyak 294 menerima langsung, sedangkan yang 109 lainnya di titip di pengadilan (konsinyasi).
“Saat ini sebagian sedang proses,” ujarnya.
Baca juga: Jadi Tuan Rumah PON 2024, Gubernur Edy Sebut Stadion Utama Sport Centre Dibangun Pemerintah Pusat
Penitipan ganti rugi ini diatur sesuai Pasal 42 Undang-Undang Nomor 2 tahun 2012 jo Pasal 86 ayat (3) hurif c Peraturan Presiden No 71 tahun 2012 jo pasal 37 ayat (2) hutuf c Peraturan Kepala BPN RI no 5 tahun 2012.
Baharuddin mengatakan, pembangunan sarana dan prasarana di Kawasan Sumut Sport Centre Desa Sena, akan memiliki multiplier effect bagi masyarakat setempat dan Sumut.
“Bagi Provinsi Sumut pembangunan venue ini akan menjadi kebanggaan Sumut, karena memiliki sarana dan prasarana olahraga yang repesentatif dan kedepan akan dilanjutkan dengan pembangunan area komersial dan permainan, sehingga menjadi legacy bagi Sumut,” jelasnya.
Baca juga: Gubernur Edy Sebut Masih Mengurus Perubahan Status Tanah Terkait Pembangunan Sport Centre
Baharuddin juga menuturkan, Desa Sena akan menjadi Ikon Sumut karena akan ditata sedemikian rupa agar terlihat indah, modern, dan representatif.
"Kami berharap doa dan dukungan masyarakat Sumut terutama warga Desa Sena untuk mendukung dan mendoakan pelaksanaan pembangunan sarana dan prasarana di kawasan Sport Centre untuk persiapan PON 2024," pungkasnya.(cr14/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/sport_centre_sumatera_utara.jpg)