Materi Belajar

Mitigasi Bencana Alam di Indonesia, Materi Belajar Geografi Kelas 11

Mitigasi bencana alam di indonesia akan dibahas pada materi belajar geografi kelas 11 berikut ini.

Penulis: Rizky Aisyah |
HO / TRIBUN
Mitigasi bencana alam di indonesia 

TRIBUN-MEDAN.com.MEDAN – Mitigasi bencana alam di indonesia akan dibahas pada materi belajar geografi kelas 11 berikut ini.

Bencana hidrometeorologi ini merupakan bencana yang disebabkan oleh variabel hidrologi dan meteorologi seperti volume sungai, curah hujan, kelembaban, suhu, dan angin. Contohnya termasuk banjir, tanah longsor, hujan es, tornado, dan kekeringan.

Indonesia juga merupakan pertemuan tiga lempeng tektonik besar: lempeng Indo-Australia, lempeng Eurasia, dan lempeng Pasifik. Lempeng Indo-Australia bertabrakan dengan lempeng Eurasia di lepas pantai Sumatera, Jawa, dan Nusa Tenggara.

Sedangkan tumbukan dengan lempeng Pasifik terjadi di Papua bagian utara dan Maluku bagian utara. Energi tabrakan terbentuk di sekitar lokasi itu. Nah, ketika lapisan bumi sudah tidak mampu lagi menopangnya, energi tersebut akhirnya terlepas dan terjadilah getaran yang sering kita sebut gempa bumi.

Indonesia juga memiliki lebih dari 500 gunung berapi, 127 diantaranya masih aktif. Karena itu, Indonesia banyak mengalami bencana vulkanik. Jadi mereka yang tinggal di dekat gunung berapi berhati-hatilah!

Di Indonesia banyak faktor yang menyebabkan terjadinya bencana alam, tidak heran jika banjir di Kalimantan Selatan, gempa di Mamuju dan Majene, serta meletusnya Gunung Semeru di Jawa Timur bisa terjadi. Dengan kondisi alam Indonesia seperti yang sudah kita ketahui, tentunya kita harus waspada dan berusaha meminimalisir potensi bencana. Seperti yang Anda ketahui, hal itu dapat menimbulkan banyak kerugian tidak hanya bagi masyarakat, tetapi juga bagi semua makhluk hidup di sekitarnya.

Nah sobat ternyata ada cara untuk meminimalisir dampak bencana alam yaitu dengan melakukan mitigasi. Apa itu Mitigasi Bencana Alam dan apa saja upayanya.

Mitigasi Bencana Alam

Perlu dipahami bahwa mitigasi bencana adalah upaya meminimalkan dampak bencana atau tindakan yang dilakukan untuk meminimalkan dan mengurangi dampak bencana. Mitigasi bencana melibatkan beberapa langkah. Nah, setiap langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa dampak bencana yang terjadi tidak terjadi lagi. Ya, tujuan mitigasi bencana diatur dalam Pasal 1 Angka 6 Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2008. Ada dua jenis mitigasi yang dapat dilakukan: struktural dan nonstruktural.

Jika kita belajar dari bencana banjir di Kalimantan Selatan, gempa di Mamuju dan Majene, serta meletusnya Gunung Semeru di Jawa Timur, langkah apa yang harus diperhatikan oleh masyarakat Indonesia dalam mitigasi bencana?

1. Upaya pengurangan bencana banjir

Mengingat kondisi iklim yang terjadi di Indonesia, banjir kemungkinan besar terjadi setiap tahun dan tentunya akan menimbulkan banyak kerugian.

2. Upaya pengurangan bencana gempa bumi

Karena Indonesia terletak pada pertemuan tiga lempeng tektonik besar yang menyebabkan gempa bumi yang tak terhindarkan, upaya juga dapat dilakukan untuk mengurangi bahaya gempa bumi.

3. Upaya pengurangan bencana gunung api

Apakah ada gunung berapi di daerah Anda? Waspadalah jika kalian tinggal di daerah yang dekat dengan kawasan gunung berapi aktif ya teman-teman, kalian harus tahu cara mengantisipasi bencana agar tidak banyak menimbulkan kerugian.

(cr30/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved