Teror Pembakaran Rumah

Gonggongan Anjing Selamatkan Satu Keluarga yang Alami Teror Pembakaran Rumah

Dua pelaku teror pembakaran rumah terekam kamera CCTV saat beraksi. Beruntung pemilik rumah selamat

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/EDWARD GILBERT MUNTHE
Tiur Ratna Yani Hutabarat (37) saat menunjukan bekas kebakaran didalam rumanhnya di Jalan Kelapa 2 No 312, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Rabu (8/2/2023) malam. 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Aksi teror pembakaran rumah nyaris merenggut nyawa satu keluarga yang tinggal di Jalan Kelapa 2 No 312, Desa Tanjunggusta, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang.

Menurut laporan, aksi teror pembakaran rumah ini terjadi pada Rabu (8/2/2023) dinihari di kediaman Tiur Ratna Yani Hutabarat (37).

Dugaan sementara, pelaku teror pembakaran rumah ini ada dua orang.

Baca juga: Teror di Tanjunggusta, Rumah Warga Dibakar, Untung Penghuni Selamat

Selamat Berkat Gongongan Anjing

Menurut WL, anak pemilik rumah, aksi teror pembakaran rumah ini berlangsung sekira pukul 01.00 WIB.

Saat itu, WL dan keluarganya tengah tertidur lelap.

Di tengah keheningan malam, tiba-tiba terdengar gonggongan anjing yang sangat keras.

Selanjutnya, disambung dengan bunyi alarm CCTV.

Karena kaget, keluarga WL terbangun.

Mereka mengintip keluar rumah, guna memastikan apa yang terjadi.

Baca juga: Polisi Sudah Lakukan Olah TKP Soal Kasus Teror Ular di rumah Eks Gubernur Banten Wahidin Halim

Baca juga: MAHFUD MD Angkat Bicara soal Video yang Diduga Hakim Wahyu : Upaya Teror Hakim

Begitu dilihat keluar rumah, ternyata bagian gudang mereka sudah terbakar.

Sontak, pemilik rumah langsung memadamkan api yang berkobar.

"Dugaan pelakunya dua orang. Kalau menurut kami ini sengaja dibakar, percobaan pembunuhan," kata WL.

Dia mengatakan, keluarga baru tahu rumah mereka dibakar setelah melihat rekaman CCTV.

Dalam video CCTV, tampak pelaku dua orang mengendarai motor.

Baca juga: DPO Kasus Pembakaran Rumah Diamankan di Rumah Makan, Tak Berkutik Saat Ditangkap

Sesaat melintas di depan rumah korban, kedua pelaku langsung menyiramkan bensin ke bagian bagasi.

Selanjutnya, pelaku pun menyalakan api, hingga kemudian api berkobar di bagian bagasi.

"Saya enggak bisa bilang siapa pelakunya. Namun dalam benak saya ada," kata WL.

WL menduga, bahwa pelaku adalah orang yang pernah bersinggungan dengan keluarganya gegara masalah anjing.

"Kalau di sini karena dia (terduga pelaku) sering ganggu kami, karena masalah anjing. Dia sering buat onar sama kami. Gara-gara anjing berantam dia yang buat ribut," katanya.

Baca juga: Fakta Memilukan di Balik Pembakaran Rumah Dinkes Intan Jaya di Hitadipa, 8 Anggota TNI Tersangka

Sementara itu, Tiur Ratna Yani Hutabarat mendesak polisi menangkap dan memenjarakan pelakunya.

"Kami berharap, kepada Kapolri, Kapolda, Kapolrestabes dan semua penegak hukum, saya hanya minta kasus ini segera diusut tuntas dan memberikan perlindungan kepada kami. Bagaimana pun ini sudah mau merengut nyawa kami sekeluarga," katanya.

Terpisah, Minardo Hutabarat selaku kuasa hukum korban, meminta kepada jajaran Polri untuk segera menangkap para pelaku.

Karena Minardo menilai, saat ini kliennya sudah merasa tidak nyaman untuk tinggal dirumahnya sendiri.

Baca juga: Pengakuan Sutanto, Pelaku Pembakaran Rumah Berisi Satu Keluarga, Kesal Ajakan Menikah Tak Digubris

"Kepada jajaran seluruhnya, harus segera ditangkap ini pelaku. Bagaimana warganya bisa nyaman tinggal dirumahnya sendiri, dengan adanya dugaan percobaan pembunuhan," ucap Minardo

Dirinya juga meminta, agar para pelaku dapat diamankan malam ini juga.

"Kita mohon kepada Kapolrestabes melalui Kasat, tolong tangkap malam ini para pelaku itu," tegasnya.(tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved