TOLONG PAK POLISI, Perusakan Area Situs Batak dari Marga Naipospos Masih Terus Berlanjut

Perusakan area situs Batak dari marga Naipospos akibat penebangan pohon di Dolok Imun, Tapanuli Utara, masih terus terjadi.

Tayang:

TRIBUN-MEDAN.COM - Perusakan area situs Batak dari marga Naipospos akibat penebangan pohon di Dolok Imun, Tapanuli Utara, masih terus terjadi.

Naposo Naipospos sudah membuat laporan kepolisan tanggal 23 Desember 2022, namun sampai berita ini diterbitkan penebangan terus terjadi.

Dihubungi Tribun Medan via WhatsApp, Kapolres Taput AKBP Johanson Sianturi, menyebutkan kasus ini masih tahap sidik.

Pihaknya akan memanggil pihak terlapor pada hari Kamis, 9 Februari 2023.

Jika panggilan pertama tidak digubris, panggilan kedua akan dilayangkan pada Rabu, 15 Februari 2023.

"Panggilan satu terhadap terlapor di hari Kamis, panggilan satu tidak datang, panggilan kedua untuk rabu minggu depan," jawab AKBP Johanson Sianturi .

Ketua Naposo Naipospos Martupa Sibagariang meminta Porles Taput bisa mempercepat laporannya lantaran konflik antar-warga rawan terjadi jika tidak ada penegakan hukum.

"Tolong lah Pak Polisi, hampir dua bulan tidak ada kelanjutan kasus ini," ucap Martupa.

"Gara-gara ini (laporan lambat) kawan-kawan kecewa sama Polres Taput, ada desakan ke saya supaya buat laporan baru ke Polda Sumut," sambungnya.

Tak sekadar laporan kepolisian, Martupa menyebut Naposo Naipospos dari berbagai daerah akan datang ke Dolok Imun pada 18 Februari 2023 untuk melakukan penghijauan.

"Acaranya tanggal 18 dan 19 Februari, momen yang sama akan ada pertemuan dengan keluarga besar Naipospos untuk langkah-langkah yang akan ditempuh," pungkasnya.

(hen/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved