Pencurian

Satpam Gagalkan Aksi Pembobolan ATM di Singapore Land, Pelaku Sempat Berhasil Bongkar Paksa ATM

Petugas keamanan di Singapore Land berhasil menggagalkan aksi pembobolan mesin anjungan Tunai Mandiri(ATM).

TRIBUN MEDAN/ALIF ALQADRI HARAHAP
Satpam yang gagalkan aksi pelaku pembobolan ATM di Singapore land yang terletak di Jalinsum Batubara, Desa Perjuangan, Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batubara. 

TRIBUN-MEDAN.com, LIMAPULUH - Petugas keamanan di Singapore Land berhasil menggagalkan aksi pembobolan mesin anjungan Tunai Mandiri(ATM) yang terletak di Jalinsum Batubara, Desa Perjuangan, Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batubara.

Dalam aksinya, pria yang mengenakan kemeja kotak-kotak tersebut terlihat sibuk hendak mencongkel mesin ATM yang berada di ATM Centre Singaporeland Batubara.

Namun, aksinya tersebut berhasil digagalkan oleh kesigapam petugas keamanan. Tri Irfan, petugas keamanan yang bertugas mengaku mendapatkan informasi tersebut dari seorang nasabah yang hendak ke ATM kala pelaku beraksi.

Mendapatkan informasi tersebut, Irfan langsung melihat rekaman CCTV dan benar saja, pelaku Sedang beraksi mencoba membuka mesin uang tersebut menggunakan sebuah besi.

Tangkapan layar CCTV pelaku pembobolan ATM di Singaporeland yang terletak di Jalinsum Batubara, Desa Perjuangan, Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batubara.
Tangkapan layar CCTV pelaku pembobolan ATM di Singaporeland yang terletak di Jalinsum Batubara, Desa Perjuangan, Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batubara. (TRIBUN MEDAN/HO)

"Awalnya ada nasabah yang bilang. Karena dia cekcok dengan pelaku, kalau ada yang mau bobol mesin ATM. Disitu langsung ku cek cctv mati lampu, setelah dua atau tiga menit hidup listrik, dan benar saja, pelaku sedang beraksi dengan mencoba membuka paksa mesin," kata Irfan, Senin(30/1/2023).

Pelaku yang berhasil membuka mesin ATM, kocar-kacir saat didatangi oleh Irfan. Namun, dengan kesigapannya, Irfan langsung mengamankan pelaku.

"Pada saat kami cek ke ATM, pelaku keluar. Kami bilang bapak ngapai, dia lari," ujarnya.

Kata Irfan, pelaku sempat berkilah dan tidak mengakui perbuatannya. Namun, dengan bukti yang dipegang, Irfan langsung mengamankan pelaku.

"Dia sempat melawan. Tapi kami punya bukti, dia ga bisa berkata-kata lagi," katanya.

Ia mengaku, saat ini pelaku telah diamankan oleh petugas dari Polsek Labuhanruku guna dilakukan proses lebih lanjut.

"Udah dibawa polisi. Petugas dari Labuhanruku," katanya.

Sementara, Kapolsek Labuhanruku, AKP Fery Kusnadi saat dikonfirmasi Tribun-Medan.com belum memberikan jawaban.

(cr2/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved