Sedih Nasib Angela, Mayatnya 1 Tahun Disimpan di Kamar Kos, Sadis Jasadnya Dimutilasi Pakai Gergaji

Kondisi jasad wanita yang ditemukan dalam kamar kos tersebut mengenaskan karena sudah dipotong-potong atau dimutilasi oleh pelaku pembunuhan.

Tayang:
KOMPAS.com/JOY ANDRE T
Petugas kepolisian saat menggelar olah tkp di lokasi penemuan jasad perempuan yang dimutilasi dan diletakkan dalam dua boks kontainer di Desa Lambangsari, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jumat (30/12/2022). (KOMPAS.com/JOY ANDRE T) 

"Ada dua boks kontainer dibungkus dalam plastik hitam dilakban rapih. Boks ditemuin di kamar mandi," jelasnya.

Tulang korban bergerigi

Lebih lanjut Hengki menjelaskan pelaku diduga menggunakan gergaji listrik untuk memotong tubuh korban menjadi beberapa bagian.

"Informasinya, hasil penyelidikan kami, dipotong menggunakan gergaji listrik," kata Hengki Haryadi kepada wartawan, Minggu (1/1/2023).

Hengki mengatakan, polisi mendapatkan petunjuk dari hasil pemeriksaan tim dokter forensik yang menunjukkan tulang korban bergerigi.

"Memang ada beberapa hal yang identik dengan hasil penyelidikan kita. Misalnya bahwa ini tidak dipotong dengan menggunakan golok. Ternyata benar, dari kedokteran forensik awal, ternyata kita lihat tulangnya bergerigi," ungkap dia.

Ia merasa heran tidak ada tetangga di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) yang mengetahui peristiwa tersebut.

"Nah ini menjadi pertanyaan kita lagi, kenapa kok tetangga-tetangga tidak ada yang dengar dan sebagainya. Kenapa begitu permisif, mayat sekian lama ada di sana, kok tidak ada yang tau atau peduli," ujar Hengki.

Lebih lanjut Hengki menjelaskan, pihaknya turut melibatkan tim laboratorium forensik dan kedokteran forensik untuk menentukan DNA korban.

"Sampai sekarang kita sedang menunggu hasil, rekan-rekan harus bersabar. Ini sama halnya seperti kasus-kasus Kalideres kemarin, kita kedepankan scientific crime investigation," terangnya.

Identitas korban

Turyono, kakak kandung Angela Hindriati Wahyuningsih (51), wanita korban mutilasi di Bekasi pernah bertemu dengan EL (34) pria yang diduga membunuh adiknya.

Menurutnya pertemuan dilakukan di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat pada Juni 2019.

Saat itu keluarga korban sedang mencari tahu keberadaan Angela yang sudah satu bulan menghilang.

Turyono, mengatakan bahwa saat itu dia tidak melihat gelagat mencurigakan pada EL. 

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved