Erupsi Gunung Semeru
Gunung Semeru Masih Keluarkan Letusan Asap, Akses Jalan Terputus Karena Dampak Erupsi
Kondisi abu vulkanik yang semakin terurai di sungai lahar Gunung Semeru membuat jalur penyeberangan di Curah Kobokan ditutup sementara.
Sementara itu, Jembatan Gladak Perak Gantung diketahui tidak mengalami kerusakan.
Kendati demikian, kendaraan bermotor tidak bisa melewati jembatan gantung tersebut.
Namun, warga bisa melintas berjalan kaki.
Polisi Imbau Warga agar Tak Nekat Lewati Jalur Berbahaya
Imbauan agar warga tidak nekat melewati jalur-jalur berbahaya tersebut datang dari Kapolres Lumajang.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh AKBP Dewa Putu Eka.
"Kami menghimbau kepada warga agar mengutamakan keselamatan nyawa," ungkap Dewa.
Para personel Polres Lumajang bersiaga dan bersinergi dengan personel TNI dan BPDB, serta sejumlah stakeholder untuk meminta warga yang hendak menyeberangi jembatan agar kembali
Gunung Semeru Masih Keluarkan Letusan Asap
Dilansir lumajangkab.go.id, Pos Pantau Gunung Api (PGA) Semeru di Gunung Sawur, Sumbermujur, Candipuro melaporkan update mengenai Gunung Semeru.
Berdasarkan pantauan dari PGA, pada pukul 00.00 WIB-06.00 WIB, Senin (5/12/2022), Gunung Semeru mengeluarkan letusan hingga empat kali letusan asap setinggi 500-700 meter.
Gunung Semeru mengeluarkan material vulkanis yang terpantau dari Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (5/12/2022).Dampak erupsi Gunung Semeru sebabkan akses jembatan menuju lokasi erupsi rusak. Selain itu, Gunung Semeru juga masih keluarkan letusan asap tinggi. (SURYA/SURYA/PUR)
Selain itu, Gunung Semeru juga sempat mengeluarkan lava dengan jarak luncur 300 meter ke arah Besuk Kobokan.
"Gunung jelas. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang dan tinggi 500 m di atas puncak kawah," jelas Petugas Pos Pantau Gunung Semeru, Mukdas Sofian, Senin pagi.
Diketahui sejak kemarin, Minggu (4/12/2022), aktivitas Gunung Semeru terus meningkat.
Status Gunung Semeru bahkan naik dari Level III (Siaga) menjadi Level IV (Awas).
Dikutip dari vsi.esdm.go.id, karena adanya peningkatan aktivitas tersebut, maka Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merekomendasikan beberapa imbauan untuk warga, sebagai berikut:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Gunung-Semeru-Masih-Keluarkan-Letusan-Asap-Akses-Jalan-Terputus-Karena-DampakErupsi.jpg)