Tawuran Warga

TIGA WARGA Kena Tembak, Belasan Rumah di Belawan Rusak Akibat Tawuran

Aksi tawuran antara pemuda di Gang 5 dan Gang 17, Jalan Selebes menyebabkan belasan rumah rusak

Tayang:
Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/APRIANTO TAMBUNAN
Tiga orang warga yang tinggal di Gang 15, Jalan Selebes, Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan, Belawan Kota Medan kena tembak pemuda Gang 7. Akibat tawuran, rumah warga rusak 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Tiga orang warga yang tinggal di Gang 15, Jalan Selebes, Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan kena tembak saat tawuran pecah, Minggu (4/12/2022) dinihari.

Menurut warga bernama Abdul Rahman, mereka yang kena tembak itu menderita luka di paha, dengkul dan tangan.

Adapun penyerang merupakan pemuda dari Gang 7.

Kelompok penyerang tidak hanya melempari batu, tapi juga menembakkan senapan angin.

Baca juga: Ngeri, Bentrokan Dua Ormas di Langkat, Satu Orang Kena Bacok dan Satu Mobil Ludes Terbakar

sejumlah pemuda terekam kamera saat melakukan aksi tawuran di Jalan Selebes, Belawan
sejumlah pemuda terekam kamera saat melakukan aksi tawuran di Jalan Selebes, Belawan (HO)

"Kedai saya saja sampai dijarah," kata Rahman, Minggu siang.

Ia sendiri tidak tahu apa penyebab tawuran ini terjadi.

Yang dia tahu, begitu pagi hari, kedainya sudah rusak.

Bagian pintu jebol, dan atapnya bolong serta hancur akibat dilempari batu.

Baca juga: Suasana Kelurahan Belawan Bahagia Sempat Mencekam saat Bentrokan Kembali Pecah

"Kalau bisa ini didamaikan lah. Kami mencari makan pun susah," kata Rahman.

Sementara itu, warga lain mengatakan bahwa polisi tidak ada datang ke lokasi.

Polisi baru datang pada pagi hari setelah para pelaku membubarkan diri.

"Enggak ada polisi datang. Hancur rumah kami," kata wanita berdaster kuning.

Baca juga: TAWURAN PECAH Lagi di Belawan, Puluhan Rumah Jalan Selebes Rusak Dilempari Batu

Wanita tersebut mengatakan, bahwa kaca rumahnya rontok dan pecah akibat dipukul benda tumpul oleh para pelaku.

Ia sendiri bingung harus mencari uang kemana untuk memperbaiki rumahnya yang rusak.

Saat Tribun-medan.com menyambangi lokasi, warga lainnya juga menunjukkan kondisi rumah yang rusak.

Bagian jendela hancur akibat terkena lemparan batu.

Warga berharap kasus ini segera diusut dan pelakunya ditangkap.

Jika dibiarkan, tidak tertutup kemungkinan bentrok akan kembali terjadi. 

Pekan lalu juga ada bentrok

Sepekan lalu, persisnya pada Minggu (27/11/2022) sore, bentrokan dan tawuran juga terjadi di Kelurahan Belawan Bahagia, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan.

Pemuda dari Jalan Alu-alu melempari pemuda di Jalan Belanak.

Akibatnya, aksi saling lempar batu tak terhindarkan.

Baca juga: Ngeri, Bentrokan Dua Ormas di Langkat, Satu Orang Kena Bacok dan Satu Mobil Ludes Terbakar

Bahkan, beberapa pemuda terlihat membawa senjata tajam.

"Sudah dari lima hari lalu ini sebenarnya. Mereka melempari anak-anak di sini (Jalan Belanak)," kata Sumarni, warga Jalan Belanak, Senin (28/11/2022).

Karena terus-terusan dilempari, pemuda di Jalan Belanak kemudian melawan.

Mereka membalas serangan pemuda dari Jalan Alu-alu.

Baca juga: Bentrokan Antara PP dan IPK di Binjai Berujung Saling Lapor Polisi, Berbagai Senjata Tajam Disita

"Kurang tahu lah kenapa mereka (pemuda Jalan Alu-alu) menyerang. Tiba-tiba aja kejadiannya," kata Sumarni.

Karena penyerangan ini, warga pun mengaku resah.

Mereka takut jadi korban salah sasaran.

Apalagi, para pemuda membawa senjata tajam ketika bentrokan pecah.

Warga berharap ada tindaklanjut dari pihak terkait.

Baca juga: Sebanyak 100 Orang Penambang Emas Tewas Dalam Bentrokan Berdarah, Berawal dari Pertikaian 2 Warga

"Anak-anak kami larang keluar rumah sementara waktu. Takut juga kami," kata Sumarni.

Meski dalam tragedi bentrokan ini tidak ada korban jiwa, tapi tetap saja warga ketakutan.

Mereka khawatir bentrokan kembali terjadi jika pemuda Jalan Alu-alu bertemu muka dengan pemuda Jalan Belanak.

"Resah kali lah kalau sudah begini," katanya.

Baca juga: SOSOK Kontroversial Edy Mulyadi, Pernah Diperiksa Kasus Bentrokan FPI-Polisi dan Gagal ke Senayan

Saat aksi saling serang terjadi, petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung membubarkan massa.

Seketika, para pemuda yang takut ditangkap kemudian kabur meninggalkan lokasi bentrokan.

Namun, diantara massa bentrokan, masih ada yang saling intip untuk melakukan penyerangan.(tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved