Prostitusi
Wanita Meningkat Menjadi PSK, Inggris dan Korut Naik Tajam, Dampak Covid-19 Ditambah Perang Ukraina
Peningkatan prostitusi offline dan online ini didorong oleh krisis biaya hidup akibat inflasi yang mencapai 10 persen.
TRIBUN-MEDAN.COM - Data terbaru English Collective of Prostitution menunjukkan bahwa perempuan Inggris memilih untuk menjadi Pekerja Seks Komersial (PSK) dilaporkan semakin meningkat sejak dunia dilanda pandemi Covid-19.
Bukan itu saja, dampak perang Rusia- Ukraina juga menambah krisis biaya hidup makin mengguncang berbagai negara.
Peningkatan prostitusi offline dan online ini didorong oleh krisis biaya hidup akibat inflasi yang mencapai 10 persen atau tertinggi dalam 40 tahun terakhir.
Jutaan warga bahkan rela tidak makan demi membayar tagihan listrik, bahan bakar minyak dan gas yang meroket hingga pilihan menjadi pekerja seks komersial (PSK).
Melansir Radio Free Asia, fenomena ini bukan hanya terjadi di Inggris, tetapi juga muncul di Korea Utara.
Kini, pihak berwenang Korea Utara berusaha keras untuk mencegah peningkatan pesat prostitusi di kota-kota besar negara itu yang disebabkan tekanan ekonomi yang kian sulit.
Bahkan, Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pun dilaporkan telah memerintahkan pihak berwenang untuk bertindak tegas mencegah prostitusi menyebar di negara itu.
Kementerian Jaminan Sosial dan Liga Pemuda Patriotik Sosialis, yang merupakan organisasi pemuda utama negara di bawah kendali langsung Komite Sentral Partai Buruh Korea Utara, langsung bergerak di kota-kota besarnya seperti Chongjin dan Hamhung untuk menghentikan perempuan muda menjual diri mereka sendiri.
"Tindakan keras dimulai ketika seorang pejabat pusat di Pyongyang mengajukan proposal setelah dia melihat beberapa wanita menawari pria di jalan untuk prostitusi di malam hari," kata sumber yang berbicara dengan syarat anonim untuk alasan keamanan, dikutip Minggu (25/9/2022).
"Kim Jong Un menandatangani proposal pejabat dan memerintahkan Departemen Jaminan Sosial dan Liga Pemuda Patriotik Sosialis untuk mengambil tindakan," katanya.
Meskipun ilegal, prostitusi umumnya lebih ditoleransi di Korut oleh otoritas lokal yang mencari suap dari yang mereka tangkap.
Peningkatan angka PSK juga pernah terjadi di negara-negara yang mengalami krisis ekonomi. Sri Lanka mencatat kenaikan 30 persen yang menjadi PSK.Hal ini juga dimotori oleh krisis kebutuhan.
Mereka dilaporkan terpaksa melakukan itu demi mendapatkan makanan dan obat-obatan untuk keluarganya. Mayoritas PSK berasal dari industri tekstil. Ini terkait hilangnya banyak pesanan dari luar negeri, sekitar 10-20 persen, karena krisis ekonomi.
Peningkatan tajam dunia prostitusi juga terjadi di Afrika. Bahkan, tahun 2020 lalu, produk mie instan asal Indonesia yakni Indomie sebagai alat tukar transaksi seks di Ghana. Indomie, ternyata punya nilai yang tinggi di Ghana. Fenomena ini membuat Indomie jadi salah satu penyebab tingginya angka kehamilan remaja di Ghana.
Demikian menurut hasil penelitian salah satu pakar gender dan ketenagakerjaan, Bashiratu Kamal yang dipampangkan dalam sebuah dialog nasional tentang kekerasan seksual dan gender selama masa pandemi COVID-19 yang diadakan oleh STAR-Ghana Foundation pada Tahun 2020 lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/prostitusi-online-ilustrasi.jpg)