Berita Artis
SALMAFINA Sunan Sebut Perceraiannya Adalah Karma Perselingkuhan Sang Ayah Dulu
Kegagalan rumah tangganya lantas membuat Salmafina berpikir itu adalah karma dari perselingkuhan sang ayah yang harus diterimanya.
Penulis: Putri Chairunnisa | Editor: Randy P.F Hutagaol
“Mereka menikah di umur yang sangat muda, apa yang kamu harapkan dari pasangan menikah muda yang tidak tau apa yang akan diberikan dunia? Tidak tau apa-apa mengenai cara mengasuh anak, tidak tau bagaimana berkomunikasi dengan anak mereka, apa yang kamu harapkan?” tutur Salmafina.
Namun seiring berjalannya waktu, Salmafina pun memilih untuk berdamai dengan keadaannya.
“Mungkin aku jadi pemberontak. Di usia 16-17 misalnya mau hangout sama temen-temen gak bilang,” sambung Salmafina menceritakan dampak dari konflik rumah tangga orang tuanya.
Dengan beredarnya konflik orang tuanya di media tentu saja mempengaruhi kehidupan Salmafina di sekolahnya.
Menurut pengakuan Salmafina, ia juga sempat datang ke KPAI dan diwawancarai oleh awak media bersama sang ibu.
Beberapa tahun kemudian ketika rumah tangga Salmafina dengan Taqy Malik harus berakhir dalam waktu singkat, ia sempat berpikir bahwa ia terkena karma.
“Apakah ini karma yang harus kubayar? Apa aku disakiti karena ayah menyakiti ibu?” ujarnya.
Setelah perceraiannya dengan Taqy Malik di tahun 2018, Salmafina sempat mendapatkan penghakiman publik karena perubahan penampilannya dan pilihan keyakinan yang dianutnya.
(cr32/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Salmafina-Sunan_Skandal-Perselingkuhan_Sunan-Kalijaga_.jpg)