Darurat Geng Motor
Wilayah Sumut Darurat Geng Motor, Pelaku Rata-rata Pelajar Bersenjata Tajam
Fenomena kemunculan geng motor di sejumlah wilayah Sumatera Utara makin marak akhir-akhir ini. Pelaku adalah pelajar usia dini
Namun demikian, bibit-bibit geng motor ini kian tumbuh subur di sejumlah sekolah, lantaran pelakunya adalah kelompok remaja.
Belum ada formulasi yang jelas, terkait penanganan dan pencegahan geng motor ini.
Aksi geng motor di Kota Binjai
Keributan akibat ulah geng motor juga terjadi di Kota Binjai.
Pada Minggu (7/8/2022) dinihari, sejumlah anggota geng motor melakukan pawai keliling kota membawa senjata tajam.
Mereka menakut-nakuti masyarakat, bahkan sempat merampas motor milik warga.
Dalam aksinya, para pelaku mengancam korbannya menggunakan senjata tajam.
Baca juga: Bikin Ulah Lagi, Komplotan Geng Motor Kembali Serang Warga Komplek Tasbih
Baca juga: Komplotan Geng Motor Bikin Gaduh di Kota Binjai, Polisi Amankan Empat Sepeda Motor saat Patroli
Setelah itu, pelaku kemudian membawa kabur motor korban.
Karena meresahkan, Polres Binjai akhirnya mengerahkan pasukan keliling kota mencari para bandit 'bau kencur' ini.
Alhasil, ada dua orang yang diamankan.
Mereka yang ditangkap merupakan pelaku yang merampas motor masyarakat.
Meski dua diamankan, pelaku lain yang ikut menakut-nakuti masyarakat lolos begitu saja dan berpotensi kembali melakukan aksi kejahatan di jalanan.
Baca juga: WAJAHNYA Ngeselin, Ini Dia Otak Pelaku Komplotan Geng Motor yang Pamer Parang di Jalanan
Geng motor di Kabupaten Deliserdang
Kelompok geng motor yang menakaman dirinya Lapendos unjuk taring di Kota Lubukpakam, Kabupaten Deliserdang.
Aksi konvoi keliling kota membawa senjata tajam juga dipamerkan para pelaku.
Dalam kasus ini, ada satu orang pelajar yang kena bacok.
Korban berinisial RP (17) siswa MAN 2 Deliserdang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kelompok-Geng-Motor-Garuda-Hitam-berfoto-bersama-dengan-menunjukkan-senjata-tajam.jpg)