News Video
Hasil Panen Durian Warga Dairi Berkurang Lima Puluh Persen akibat Tambang PT. DPM, Begini Ceritanya
Perwakilan dari warga Dairi yang hadir pada aksi yang dilakukan bersama Perhimpunan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat Sumatera Utara
Penulis: Abdan Syakuro | Editor: Fariz
Ia mengatakan laporan dari Compliance Advisor Ombudsman (CAO) bahwa PT. DPM tidak layak untuk menambang di Dairi, dan itu juga berdasarkan dari Bank Dunia serta diperkuat hasil penelitian dari ahli independen.
"Pada 18 Desember 2018, akibat eksplorasi yang dilakukan oleh PT. DPM itu terjadi banjir bandang yang mengakibatkan kematian enam orang jiwa, dan sampai sekarang dua orang lagi belum ditemukan. Serta pernah terjadi kebocoran limbah didaerah Bongkaras, akibatnya ikan-ikan mas yang ada didaerah sana mati semua," pungkasnya.
Berikut adalah kekhawatiran utama warga Dairi dari beroperasinya PT. DPM:
1. Risiko tinggi bahaya bendungan tailing rusak yang bisa mendatangkan bencana setelah terjadinya peristiwa gempa atau badai.
2. Keselamatan manusia.
3. Kerusakan lingkungan.
4. Terusirnya penduduk.
5. Tidak adanya informasi, konsultasi dan persetujuan masyarakat.
(cr15/www.tribun-medan.com).