Bocah tiga tahun hanyut

BOCAH Tiga Tahun yang Hanyut di Sungai Padang Sergai Ditemukan Tewas

Bocah tiga tahun yang hanyut di Sungai Padang, Desa Juhar, Kecamatan Bandar Khalipah, Kabupaten Serdang Bedagai ditemukan dalam kondisi meninggal.

TRIBUN MEDAN/HO
Bocah Tiga Tahun Hanyut - Tim Basarnas saat mengevakuasi jenazah DS yang hanyut dan tenggelam di Sungai Padang Desa Juhar, Kecamatan Bandar Khalipah, Kabupaten Serdang Bedagai, Sabtu (14/8/2022). 

TRIBUN-MEDAN. com, SERGAI - Bocah tiga tahun yang hanyut di Sungai Padang, Desa Juhar, Kecamatan Bandar Khalipah, Kabupaten Serdang Bedagai ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (13/8/2022).

Jenazah bocah tiga tahun yang hanyut di Sungai Padang ditemukan dalam kondisi mengambang sekitar 2 kilometer dari lokasi pertama korban menghilang sejak Kamis lalu.

Kapolsek Bandar Khalifah, AKP Ahmad Yani Siregar membenarkan penemuan bocah tiga tahun yang hanyut di Sungai Padang.

Ia menyebutkan jenazah korban yang berinisial DS ditemukan oleh seorang warga saat hendak ke sungai.

Baca juga: REDMI K50 Ultra Resmi Diluncurkan, Berikut Spesifikasi dan Harganya

"Ditemukan warga mengapung terbawa arus Sungai Padang tepatnya di Dusun II Desa Gelam Sei Serimah. Sekitar pukul 06.00 WIB ada warga melihat dan langsung melaporkan ke Kepala Desa," kata Ahmad Yani, Minggu (14/8/2022).

Jenazah pertama kali ditemukan oleh warga hanyut bersama batang pisang di Sungai Padang. Warga kemudian melapor ke Kepala Desa.

Jenazah korban pun kemudian dievakuasi oleh tim Basarnas dan serahkan kepada keluarga untuk disemayamkan.

"Sudah diserahkan kepada keluarga untuk disemayamkan," lanjut Ahmad Yani.

DS sendiri merupakan anak dari pasangan Ani Safitri dan Musdin Sianipar yang tinggal di Dusun Tapian Nauli, Desa, Juhar, Kecamatan Desa Bandar Khalifah.

Dia hanyut dan menghilang saat sedang mandi di sungai, Kamis (11/8/2022) lalu.

Korban hanyut saat sedang mandi bersama teman temannya di sungai Padang yang terletak tak jauh dari rumahnya.

Diketahui saat itu korban sedang mandi di sungai Padang bersama teman temannya.

Diduga korban tergelincir saat hendak mandi dan terbawa arus sungai.

Baca juga: BERITA Populer Hari Ini, Permohonan Paspor di Kantor Imigrasi Melonjak hingga Street Race Medan

"Jadi kejadian itu DS bersama dua orang temannya mau mandi di sungai. Jarak sungai memang tidak jauh dari rumahnya. Jadi korban jatuh ke sungai dan langsung terbawa aliran sungai," kata Ahmad Yani.

"Melihat korban hanyut, rekan korban langsung memanggil orang tua korban dan langsung diupayakan pencarian," sambung dia.

(cr17/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved