Reli di Sumut

Ijeck Bilang Danau Toba Bakal Jadi Lokasi Kompetisi Reli Tingkat Dunia

Musa Rajekshah alias Ijeck optimis bahwa kegiatan reli akan terselenggara di sekitar Danau Toba

Tayang:
Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Pereli melewati Spesial Stage (SS) 4 Huta Tonga pada hari pertama Kejuaraan Nasional Danau Toba Rally 2022 yang berlangsung di kawasan Hutan Tanaman Industri di Simalungun, Sabtu (6/8/2022). Pada Kejurnas Danau Toba Rally 2022 tersebut Ryan Nirwan menjadi pereli tercepat pada hari pertama balapan. 

TRIBUN-MEDAN.COM, JAKARTA - Sumatera Utara akan menjadi tuan rumah Asia Pasifik Rally Championship (APRC) September 2022 mendatang, dan World Rally Championship (WRC) 2023 di Hutan Tanaman Industri Sektor Nauli, Parapat, Kabupaten Simalungun.

Untuk melakukan persiapan, Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah bersama Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumut, Harun Mustafa Nasution menemui Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) yang diwakili Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Odo RM Manuhutu dan Ketua IMI Pusat Bambang Soesatyo di Jakarta, Jumat (12/8/2022). 

“Pertemuan dengan Bapak Bambang Soesatyo dan Bapak Odo membahas persiapan APRC dan WRC. Yah dari pemerintah pastinya mendukung karena ini event kejuaraan dunia yang bisa mendorong kemajuan pariwisata daerah Danau Toba. Ketua IMI Bapak Bamsoet juga mendukung dan memberikan masukan tentang apa-apa yang dibutuhkan panitia termasuk juga dalam mencari sponsor,” kata Ijeck.

Baca juga: Wagub Ijeck Usulkan Danau Toba Jadi Tuan Rumah Reli Dunia ke Menteri Luhut

Ijeck mengatakan, acara ini dibuat tidak hanya untuk melepas kerinduan para pereli atau yang  hobi melihat event rally saja.

Event ini sangat berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan promosi pariwisata hingga ke mancanegara. 

“Danau Toba punya alam yang begitu indah dan untuk menarik orang datang keindahan ini harus dikemas dengan event salah satunya sport. APRC dan WRC kita yakini akan menarik banyak wisatawan datang dan akan berefek pada ekonomi masyarakat,” katanya.

Sementara itu saat pertemuan Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Odo RM Manuhutu meminta IMI untuk membuat list secara lebih jelas terkait kebutuhan untuk menyambut WRC.

Baca juga: SOSOK Canya Prasetyo, Satu-satunya Pereli Wanita yang Ikutserta di Kejurnas Danau Toba Rally 2022 

“Soal kemudahan dalam akomodasi peserta dan proses impor juga ekspor tidak ada masalah, terkait fasilitas pendukung lainnya tolong IMI buat list kebutuhannya agar kita tahu mana yang bisa kita interpensi,” ujar Odo.

Odo pun berharap Danau Toba menjadi pusat event rally di Indonesia dan sudah memiliki kalender event.

“Jadi wisatawan tahu event rally berpusat di Indonesia Bagian Barat yakni di Sumatera Utara di Danau Toba. Seperti apa yang dilakukan Amerika mereka membuat event sesuai dengan musim, Hoki pasti di musim dingin dan lainnya. Jadi kita juga harus bisa memikirkannya event rally sudah ada kepastian waktu. Ini sangat bagus, cara berpikirnya bagus,” ujar Odo.(cr14/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved