Kontroversi Tewasnya Brigadir Yosua
Kasus Brigadir J Tak Kunjung Terungkap, Dalam 5 Hari Polisi Bongkar Pelaku Penembak Istri TNI
Dua kasus penembakan yang menyita perhatian publik, kinerja polisi mendapat perbandingan dalam mengungkap masing-masing kasus.
TRIBUN-MEDAN.com - Dua kasus penembakan yang menyita perhatian publik, kinerja polisi mendapat perbandingan dalam mengungkap masing-masing kasus.
Kasus pertama adalah tewasnya Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J yang terjadi di rumah Irjen Pol Ferdy Sambo yang terjadi pada Jumat (8/7/2022) lalu, hingga kini penyebabnya masih misteri.
Kemudian kasus penembakan terhadap istri anggota TNI Kopda M, berinisial R (34) terjadi di Semarang pada Senin (18/7/2022).
Baca juga: Bareskrim Polri Periksa Pacar Brigadir J Tiga Hari Berturut-turut Terkait Soal Ini
Dalam tempo lima hari polisi berhasil mengungkap dan menangkap para pelaku penembakan istri anggota TNI tersebut.
Sementara dalam kasus penembakan yang menewaskan Brigadir J, banyak yang menilai polisi seakan menemui "tembok tebal".
Padahal berdasarkan keterangan yang disampaikan polisi identitas dua penembak yang terlibat sudah terungkap, yakni Brigadir J dan Bharada E.
Masih berdasarkan keterangan polisi, dalam baku tembak tersebut, Brigadir J tewas di tempat.
Hingga hari ini, polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus penembakan di rumah Ferdy Sambo.
Sementara pada kasus penembakan di Semarang, polisi hanya dalam beberapa hari berhasil mengungkap identitas para pelaku sekaligus meringkus mereka.
Padahal, identitas pelaku awalnya tidak diketahui, dan "bermodalkan awal" rekaman CCTV.
Sebagian kalangan menilai, (mungkin) kasus penembakan di rumah Irjen Ferdy Sambo harusnya lebih mudah terungkap dibandingkan kasus penembakan istri TNI di Semarang.
Berikut kami rangkumkan perkembangan kasus penembakan di rumah Ferdy Sambo dan penembakan istri TNI di Semarang.
Penembakan di rumah Ferdy Sambo
Kepolisian RI mengungkap alasan Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J ditembak mati oleh Bharada E di kediaman Kepala Divisi Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan pada Jumat (8/7/2022).
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan ketika itu menyampaikan bahwa Brigpol Yosua ditembak mati karena diduga melakukan pelecehan dan menodongkan pistol kepada istri Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo.
Baca juga: JENDERAL POLRI Temukan Video Terakhir Brigadir J, Terekam Lewat CCTV Yang Ada di Luar Rumah Dinas
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Perbandingan-Dua-Kasus-Penembakan.jpg)