News Video

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson akan Usir Pengungsi Ukraina ke Afrika

Boris Johnson menilai strategi memindahkan pengungsi ilegal ke Afrika akan merusak bisnis pelaku perdagangan orang yang melakukan deportasi.

Tayang:

TRIBUN-MEDAN.COM - Pengungsi Ukraina yang datang  ke Inggris akan dideportasi ke Afrika.

Hal ini disampaikan langsung oleh Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson.

Tetapi kategori pengungsi yang akan diusir tersebut adalah pengungsi tang datang secara ilegal.

Boris Johnson mengatakan pengungsi dari Ukraina yang datang secara ilegal akan mengganggu pengungsi yang datang secara legal.

Pengungsi Ukraina yang datang secara Ilegal ke Inggris akan dideportasi ke Rwanda, Afrika.

Dilansir oleh TribunWow.com, menurut Boris Johnson pendatang ilegal akan mengganggu pengungsi yang datang secara legal.

"Jika Anda datang ke sini secara ilegal, Anda mengganggu mereka yang datang ke sini secara legal," ujar Boris.

Namun, PM Inggris itu mengatakan tak akan ada pengungsi Ukraina yang dibuang ke Afrika.

Boris Johnson menilai strategi memindahkan pengungsi ilegal ke Afrika akan merusak bisnis pelaku perdagangan orang yang melakukan deportasi.

Selain itu, kebijakan Inggris tersebut menuai protes dan kritik dari oposisi hingga kelompok-kelompok HAM.

Politisi di Inggris juga memperingatkan, kebijakan membuang pengungsi ke Afrika justru memperparah kejahatan perdagangan manusia.

Diketahui, Inggris merupakan satu dari beberapa negara yang menjadi tujuan utama pengungsi Ukraina seusai invasi Rusia.

Disebut terdapat 65.700 pengungsi Ukraina di Inggris per (29/5/2022).

Puluhan ribu pengungsi tersebut terancam berakhir menjadi gelandangan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved