Berita Toba

LAUNCHING Tahapan Pemilu, KPU Toba Prediksi Ada Peningkatan Jumlah Pemilih

Ketua KPU Toba Henri Pardosi memperikirakan adanya pertambahan jumlah pemilih di Toba sekitar 4 ribu orang.

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Tommy Simatupang
TRIBUN MEDAN / MAURITS PARDOSI
Suasana launching tahapan pemilu 2024 yang diselenggarakan secara daring di Kantor KPU Toba, Selasa (14/6/2022) pukul 19.00 WIB. 

TRIBUN-MEDAN.com, TOBA - Ketua KPU Toba Henri Pardosi memperikirakan adanya pertambahan jumlah pemilih di Toba sekitar 4 ribu orang.

Sebelumnya, angka pemilih di Kabpupaten Toba sebanyak 113 ribu orang.

Selain prediksi pertambahan jumlah pemilih, ia juga menargetkan antusias pemilih akan meningkat sekitar 8 persen.

Pada pemilu 2019, persentase jumlah pemilih berada di angka 78 persen. 

“Persentase jumlah pemilih pada tahun 2019 ada sebanyak 78 persen. Dan pada tahun 2024 yang akan datang, kita upayakan jumlah pemilih capai angka 86 persen,” ujar Henri Pardosi, Selasa(14/6/2022) malam.

Sebelumnya, ia telah menjelaskan beragam upaya yang bakal dilakukan agar target kenaikan jumlah pemilih di Toba terjadi.

“Caranya adalah sosialisasi, rasa kepemilikan dari masyarakat serta kita berkeyakinan bahwa pembangunan demokrasi di Kabupaten Toba semakin baik dan berkembang. Kesadaran masyarakat untuk memlih juga semakin tinggi. Terbukti, dari tahun 2015 menuju tahun 2019, ada perkembangan jumlah pemilih,” terangnya.

Dari amatannya, jumlah pemilih pada pemilu tahun 2015 hingga tahun 2019, terjadi peningkatan.

Hal itu terjadi, ia yakini karena pertemuan yang intens dengan berbagai stakeholder termasuk tokoh-tokoh masyarakat.

“Jadi KPU Kabupaten Toba mengalami beberapa sinergitas di pemilu tahun 2019. Kita melibatkan banyak pihak. Dan tahun ini, akan kita tetap pertahankan kerja sama dengan berbagai pihak,” tuturnya.

“Kita juga lebih intens pertemuan dengan tokoh-tokoh masyarakat yang ada di Kabupaten Toba. Dan, kita juga akan berusaha terjun ke tempat ibadah; gereja, masjid, dan tempat ibadah Parmalim, supaya rasa memiliki pembangunan demokrasi ini semakin dekat,” sambungnya.

Selanjutnya, Kasat Intel Polres Toba AKP Anthoni Rajagukguk menegaskan soal pelaksanaan dan pengawasan proses pemilu 2024 mendatang.

“Kami berharapa untuk para perangkat panitia pelaksana pemilu dan yang pengawasannya dari Bawaslu, kita sama-sama melaksanakan tugas itu dengan baik,” ujar AKP Anthoni Rajagukguk, Selasa (14/6/2022) malam.

“Sama halnya dengan apa yang disampaikan Ketua DPR RI tadi, kalau pelaksanaannya salah dalam pemilu ini maka akan menimbulkan suatu konflik. Untuk itu, mari kita akomodir peraturan-peraturan yang telah ditentukan dalam tata cara pelaksanaan pemilu,” sambungnya.

Ia juga mengingatkan kinerja Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Toba.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved