DIJANJIKAN Pekerjaan, Junita Malau Peraih Emas SEA Games 2022 Kecewa Lagi, Kini Fokus Berkebun
Peraih medali emas wushu sanda Sea Games Vietnam 2022 asal Sumut, Junita Malau masih menunggu kabar terkait pemberian pekerjaan dari Gubernur Sumut.
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Peraih medali emas wushu sanda Sea Games Vietnam 2022 asal Sumut, Junita Malau masih menunggu kabar terkait pemberian pekerjaan dari Gubernur Sumut.
Ia mengatakan sudah dijanjikan bakal mendapat pekerjaan tanpa membuat lamaran oleh Gubernur Sumut Edy Rahmayadi.
"Sampai sekarang belum (ada kejelasan). Tapi berkas udah kita urus. Semoga lah secepatnya ada panggilan. Kemarin kita kumpul sertifikat dan sebagainya. Kalau kata gubernur gak usah pake lamaran. Tapi sampai sekarang belum ada ke jelasan," katanya saat dikonfirmasi Tribun Medan, Senin (13/6/2022).
Dijelaskannya, ia dan para atlet Sumut yang berprestasi di Sea Games Vietnam beberapa waktu lalu sudah menyerahkan berkas prestasinya ke Pemprov Sumut.
Hanya saja, hingga saat ini ia dan teman-temannya yang lain belum mendapat kabar tentang kepastian pekerjaan tersebut.
"Kita serahkan berkasnya ke Pengvrop dan dari situ diserahkan ke KONI dan Kadispora. Kita dijanjikan bakal mendapat pekerjaan di bawah naungan gubernur, ada 4 kemarin itu, BUMD Sumut. Mungkin belum rezekinya bekerja di pemerintahan," ujarnya.
Sekaitan dengan ini, Junita pun menyebutkan ia tidak akan kembali ke Pelatnas hingga kejelasan terkait pekerjaan menjadi terang.
Tambahnya, ia bakal pensiun untuk kompetisi internasional.
"Untuk kompetisi internasional (pensiun), tapi yang Nasional belum," katanya.
Baca juga: SUAMINYA Lagi Naik Daun Karena Ngeri-Ngeri Sedap, Istri Boris Bokir Buat Video Soal Pria Selingkuh
Baca juga: Golkar Luncurkan Aplikasi Pendidikan Politik GITA, Airlangga: Demi Kemajuan Politik Indonesia
Disinggung mengenai bonus, Junita menyebutkan ia dan kontingen Tanah Air yang mendapatkan medali di Sea Games Vietnam lalu baru diundang Presiden Jokowi untuk pemberian tali asih.
Ia pun mengaku bersyukur dengan tali asih yang diberikan oleh orang nomor satu di Tanah Air itu. Junita mengatakan, uang tersebut bakal digunakan untuk keperluan berladang bawang dan usaha.
"Bersyukur sekali. Uang ini untuk usaha lah, karena aku tidak memiliki pekerjaan dan nantinya juga untuk bersyukur kepada Tuhan. Nambah modal ke ladang dan beli mobil untuk orang tua juga," ucapnya.
Ditanya mengenai kompetisi terdekat yang akan diikuti, Junita menyebutkan ia belum memiliki rencana untuk itu.
Dikatakannya, ia akan kembali berladang bawang dulu di kampungnya.
"Berladang juga kalau kita sungguh-sungguh, Tuhan pasti buka kan rejeki. Daripada sampai sekarang tidak ada ke jelasan, padahal sudah jelas dibilang bapak Gubernur, kami dimasuk kan tanpa surat lamaran. Tapi sampai sekarang enggak ada itu saya lihat," katanya.
Adapun besaran tali asih yang diberikan oleh Presiden Jokowi adalah peraih medali emas tunggal Rp 500 juta, emas ganda Rp 400 juta, perak tunggal Rp 300 juta, perak ganda Rp 240 juta, perak beregu Rp 210 juta.
Selain itu, peraih medali perunggu tunggal Rp 150 juta, perunggu ganda Rp 120 juta, dan peraih medali perunggu beregu Rp 105 juta.
Sebelumnya Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menyerahkan bonus kepada 12 atlet dan dua pelatih asal Sumut yang meraih medali di Sea Games Vietnam, di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Selasa (31/5/2022) lalu.
Total bonus yang diberikan sekitar Rp1 M untuk 13 medali yang berhasil dipersembahkan atlet Sumut. Di kesempatan itu juga Edy menjanjikan bakal memberikan pekerjaan kepada para atlet tersebut.
Ada 12 atlet Sumut yang mewakili Indonesia di SEA Games ke-31 ini, mereka berhasil menyumbangkan dua emas, sembilan perak dan dua perunggu. Sementara itu, penghargaan juga diberikan kepada pelatih Wushu dan Karate yang atletnya menyumbangkan medali di SEA Games.
(cr12/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Suasana-saat-pewushu-Sumut-Junita-Malau-bertani-dan-memanen-bawang-merah-dari-ladangnya.jpg)