Cucu Durhaka Bunuh Nenek

Sang Nenek Ditinju, Tangannya Dipelintir dan Diseret Hingga Meninggal Dunia, Inilah Cucu Durhaka

Rincon Manullang tega bunuh neneknya sendiri demi bisa menguasai harta benda sang nenek. Korban ditinju dan diseret

Tayang:
Editor: Array A Argus
HO
Rincon Manullang, cucu yang bunuh neneknya 

TRIBUN-MEDAN.COM,DAIRI- Minta Siregar, wanita uzur yang sudah menginjak usia 97 tahun sempat tersengal-sengal sebelum akhirnya meninggal dunia.

Minta Siregar dibunuh oleh cucunya sendiri bernama Rincon Manullang (42).

Adapun motif pembunuhan ini, karena Rincon Manullang dipergoki korban hendak membobol warung kerabatnya.

Rincon Manullang membunuh neneknya dengan cara ditinju, lalu tangan korban dipelintir dan diseret di tanah.

Menurut Kasat Reskrim Polres Dairi, AKP Rismanto Purba, pembunuhan ini dilakukan seorang diri oleh Rincon Manullang.

Baca juga: Cucu Durhaka Siksa Nenek, Telantarkan Neneknya di Jalanan dengan Wajah Babak Belur

Pelaku awalnya ingin mencuri di warung kerabatnya, yang saat itu tengah tutup.

Sebelum pembunuhan dan perampokan terjadi, MS yang merupakan warga Kabupaten Humbang Hasundutan lagi beristirahat di rumah anaknya, yang juga merupakan rumah pelaku.

Minta Siregar baru satu minggu tinggal di rumah anaknya itu.

Saat kejadian, di rumah anaknya itu cuma ada korban, Rincon Manullang dan anaknya.

Rincon Manullang yang sudah berniat ingin merampok, lantas menyuruh anaknya pergi ke warung untuk membeli sabun cuci.

Melihat situasi sepi, Rincon Manullang beranjak ke warung milik kerabatnya, yang ada di dekat rumah.

Kebetulan warung itu tengah tutup.

Baca juga: DURHAKA, Tak Diberi Uang, Pria Ini Pukuli Ayah Kandung Hingga Terluka

Lalu, Rincon Manullang pun berusaha masuk ke dalam warung, dengan cara memukul gembok yang menempel di pintu warung menggunakan batu.

Karena suara hantaman batu di gembok begitu keras, korban yang tengah beristirahat di teras rumah anaknya terbangun.

Minta Siregar kaget melihat cucunya itu hendak mencuri.

"Karena korban hendak berteriak, pelaku langsung meninju dada korban," kata Rismanto, Kamis (26/5/2022).

Lantaran kondisi korban yang sudah sepuh, wanita renta itu lantas terjatuh ke tanah dengan napas tersengal.

Bukannya iba, Rincon Manullang bak kesetanan kembali menghajar neneknya.

Baca juga: Sering Memukuli Ibu Kandungnya, Anak Durhaka Ini Dihabisi Ayah dan Adek Kandungnya

Pelaku kemudian menyeret korban, lalu memelintir tangannya.

Akibat tindak kekerasan itu, korban yang sudah tua akhirnya meninggal dunia.

Pelaku lantas mengambil kalung emas yang dipakai neneknya.

Dia juga mengambil sejumlah rokok yang ada di warung milik kerabatnya itu.

Usai membunuh sang nenek, cucu durhaka ini lantas beranjak ke ladang.

Di perjalanan menuju ladang, dia bertemu anaknya yang tadi disuruh membeli sabun.

Baca juga: BIADAB Sekali, Anak Durhaka di Madina Tega Bacok Kepala Ibunya

Rincon Manullang pun bersandiwara, seolah-olah tidak terjadi apa-apa di rumahnya.

Anak Rincon Manullang tiba di rumah, sang anak kaget melihat buyutnya meninggal dunia.

Sang anak kemudian memanggil ayahnya, Rincon Manullang.

Saat itu, Rincon Manullang kembali bersandiwara.

Ia teriak seolah-olah syok menemukan neneknya meninggal dunia.

Setelah kejadian ini, polisi datang ke lokasi.

Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), dan menemukan sejumlah kejanggalan.

Dari hasil pemeriksaan, didapati ada bekas hantaman di tubuh korban.

Baca juga: ANAK DURHAKA yang Aniaya Ibu Kandung, Berondok di Rumah Nenek saat Ditangkap

Berkat kerja keras polisi, diketahui bahwa pembunuh Minta Siregar tak lain cucunya sendiri bernama Rincon Manullang.

Menurut penuturan polisi, Rincon Manullang sempat menyembunyikan hasil kejahatannya di ladang.

Perhiasan milik korban yang sempat dirampasnya ditanam di dalam tanah.

Alhasil, polisi pun kemudian menyita barang hasil kejahatan berupa satu buah kalung emas, dua buah cincin emas, dompet dan uang Rp 610 ribu.

Atas perbuatannya, Rincon Manullang bakal disangkakan Pasal 365 Jo Pasal 338 karena telah membunuh korban.

Cucu Durhaka ini kemungkinan akan mendekam di penjara selama 15 tahun lebih.

Pascakejadian, jenazah Minta Siregar dibawa ke kampung halamannya di Desa Sigalogu, Kecamatan Onan Ganjang, Kabupaten Humbang Hasundutan untuk segera dimakamkan.(tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved