Berita Medan

Dua SMAN Ini Kalahkan SMAN 1 Medan Soal Jumlah Siswa Masuk PTN

Berhasil loloskan Siswanya Masuk ke PTN Lebih Banyak Daripada SMAN 1, Disdik Sumut Sebut Ada Pesaing Baru yang Bisa Dilirik saat PPDB

Penulis: Anisa Rahmadani |
TRIBUN MEDAN/CHANDRA SIMARMATA
Siswa-siswi SMA 3 Medan saat mengikuti kegiatan dari sekolah, beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara Lasro Marbun menyatakan bahwa ada dua Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) yang bisa menjadi pesaing baru dalam dunia pendidikan untuk dilirik para Peserta Didik Baru(PDB), Senin (23/5/2022).

Dikatakan Lasro, sekolah tersebut sempat membuat pihaknya kaget  karena  kemajuan prestasi yang diraihnya selama setahun belakangan ini.

"Jadi berdasarkan rekapan tahunan dua sekolah ini mengejar prestasi bahkan SMAN 1 Medan bisa tersaingi," jelasnya.

Dua sekolah tersebut yakni SMAN 3 Medan yang terletak di Jalan Budi Kemasyarakatan Kecamatan Medan Baru dan SMAN 15 yang terletak di Jalan Sekolah Pembangunan kecamatan Sunggal.

Untuk SMAN 13 dijelaskan Lasro sejauh ini dalam jalur prestasi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melebihi SMAN 1.

"Ada 42  siswa SMAN 3 yang berhasil lolos di PTN di Sumatera atau Jawa  melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi ( SNMPTN)  tapi yang saya dengar itu tahun ini terbanyak mereka bahkan SMAN 1 di tahun ini berkurang," jelasnya.

Artinya dijelaskan Lasro, ia ingin orang tua tidak terfokus pada SMAN satu atau beberapa sekolah favorit yang selalu jadi incaran anaknya setiap tahun.

"Artinya gini ada sekolah favorit  baru yakni SMAN 13,15, 2 dan 3 tapi yang paling mengejutkan itu SMAN 3dan 15, berarti Ada pesaing baru, dimana sekolah tersebut juga layak untuk diperebutkan," tuturnya.

Harapannya dikatakan Lasro bahwa SMAN 1 tetap menjadi idola siswi-siswi yang beranjak ke seragam putih abu-abu tersebut.

"SMAN 1 akan tetap jadi favorit namun yang ingin saya sampaikan ada banyak sekolah tingkat SMAN yang juga menawarkan pendidikan lebih bagus juga sehingga tidak melulu setiap tahun orang tua terfokus pada SMAN 1," tukasnya.

Hal itu dijelaskan Lasro agar tidak adanya perebutan kuota Pendaftaran peserta Didik Baru (PPDB) ke SMAN 1 setiap tahunnya.

"Seluruh sekolah itu pasti baik tidak ada yang menawarkan kejelekan. Maka dari itu selalu saya ingatkan agar seluruh sekolah selalu update ke publik terkait prestasi yang dicapai siswanya, tujuannya agar yang mendaftar juga melihat progres sekolah dan mereka terpancing untuk mendaftar disana," tukasnya.

(cr5/Tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved