Berita Medan

KASUS Cacar Monyet Belum Ditemukan di Sumut, Kadinkes Sindir Hubungan Seksual Menyimpang

Kepala Dinas Kesehatan Sumut Ismail Lubis mengingatkan agar masyarakat menjauhi perilaku seksual menyimpang.

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Ayu Prasandi
PUBLIC HEALTH IMAGE LIBRARY/CDC
Orang yang terkena (monkeypox) cacar monyet. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara (Dinkes Sumut) menyatakan sampai saat belum ada ditemukan warga yang terpapar Cacar Monyet.

Kepala Dinas Kesehatan Sumut, Ismail Lubis mengatakan sejauh ini pemerintah pusat juga belum ada menyatakan temuan tersebut.

Menurutnya, apabila ada warga Sumut yang terpapar virus yang diduga berasal dari hubungan sesama jenis bakal diumumkan secara resmi.

Baca juga: Cacar Monyet Merebak di Eropa, Kemenhub RI Belum Lakukan Pengetatan Pintu Masuk Internasional

Apakah itu Cacar Monyet?
Apakah itu Cacar Monyet? (photocollage/wartakotalive.com/who)

"Belum ada disini. Sejauh ini di Indonesia belum ada. Kalau ada pasti kita release," kata Kepala Dinas Kesehatan Sumut, Ismail Lubis, Sabtu (21/5/2022).

Apabila ditemukan warga yang mengalami gejala serupa cacar monyet Dinkes Sumut akan melakukan penelitian epidemiologi.

Nantinya, mereka akan mencari kasusnya apabila memang ada laporan dari penderita yang berasal dari hubungan sesama jenis atau gay.

"Nanti kita cari kasusnya melalui survei. Artinya jika ada laporan-laporan misalkan gay atau biseksual yang mengalami cacar ini kita lakukan surveilans. Jadi harus ada dulu suspeknya," ucapnya.

Baca juga: Bocah 5 Tahun Tewas setelah Seluruh Tubuhnya Dicakar dan Digigit Kawanan Monyet

Diketahui, cacar monyet dikabarkan telah sampai ke negara tetangga, Australia yang menular ke pria berusia berusia 30 tahun.

Meski belum ada di Indonesia, khususnya Sumut, Kepala Dinas Kesehatan Sumut Ismail Lubis mengingatkan agar masyarakat menjauhi perilaku seksual menyimpang.

Dia mencontohkan salah satu penyebab HIV-AIDS ialah penggunaan jarum suntik yang salah sehingga menyebabkan penyakit tersebut.

Sama halnya dengan cacar monyet yang disebut-sebut berasal dari hubungan sesama jenis.

Satu kasus penyakit Cacar Monyet ditemukan di Singapura, pekan lalu. Penyakit itu terbawa oleh seorang warga yang baru bepergian ke Nigeria pada April lalu.
Satu kasus penyakit Cacar Monyet ditemukan di Singapura, pekan lalu. Penyakit itu terbawa oleh seorang warga yang baru bepergian ke Nigeria pada April lalu. (Tribun Batam)

Menurutnya kuman hasil hubungan dapat melemahkan daya tahan tubuh manusia.

"Jadi kalau sudah menyimpang otomatis rentan.Kalau bisa kita jangan melakukan perilaku menyimpang maka itu akan mempengaruhi gen, lingkungan tadi," tutupnya.

(Cr25/tribun-medan.com)

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved