News Video
Invasi Rusia Disebut Gagal Total, Moskwa Kehabisan Rudal, Tentara Masih Muda & Belum Berpengalaman
Rusia sempat mengumumkan bahwa pihaknya telah menggunakan senjata laser generasi baru yang kuat di Ukraina.
Pertemuan Rusia dan Ukraina di Mariupol disebut pertempuran terpanjang dan paling berdarah selama beberapa dekade.
TRIBUN-MEDAN.COM - Rusia sempat mengumumkan bahwa pihaknya telah menggunakan senjata laser generasi baru yang kuat di Ukraina.
Senjata itu diketahui dapat membakar drone tak berawak dalam waktu lima detik.
Namun, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengklaim bahwa invasi Rusia ke Kyiv mengalami kegagalan yang besar.
Dikutip dari Kompas.com, hal itu dibeberkan Zelensky dalam pidato pada Rabu (18/5/2022).
Zelensky mengatakan, invasi Rusia telah terbukti gagal total dan mengklaim bahwa pasukan Moskwa telah kehabisan rudal untuk menyerang pasukan Ukraina.
Zelensky juga mengecam para petinggi Rusia.
Dia menuturkan, para petinggi Rusia takut untuk mengakui bahwa kesalahan besar militer maupun di tingkat negara selama konflik.
Zelensky menuduh para pejabat Rusia memaksa tentara muda yang belum berpengalaman ke garis depan.
Hal itu dinilai sama saja melemparkan mereka ke dalam pertempuran seperti umpan meriam.
Diberitakan sebelumnya, Rusia mengklaim bahwa hampir 700 pejuang Ukraina menyerah dari pabrik baja Azovstal di Mariupol dalam 24 jam terakhir.
Meski begitu, para pemimpin dilaporkan masih bersembunyi di dalam, menunda akhir dari pertempuran Eropa ini.
Pertemuan Rusia dan Ukraina di Mariupol disebut pertempuran terpanjang dan paling berdarah selama beberapa dekade.
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan, ada 694 pejuang Ukraina lagi yang menyerahkan diri.