SEA Games Vietnam 2022
SOSOK Atlet Cantik Berdarah Batak yang Sukses Raih Medali Emas di SEA Games Vietnam 2022
Ternyata ada beberapa atlet cantik berdarah Batak yang sudah sukses menorehkan prestasi dengan meraih medali emas.
TRIBUN-MEDAN.com- Atlet-atlet Indonesia kini tengah berjuang mengharumkan nama bangsa di ajang SEA Games Vietnam.
Dari deretan atlet tersebut, ternyata ada beberapa atlet cantik berdarah Batak yang sudah sukses menorehkan prestasi dengan meraih medali emas.
Berikut sosok atlet cantik berdarah Batak yang sudah berhasil mendapatkan medali emas di SEA Games Vietnam :
1. Junita Malau
Pesanda putri asal Sumut, Junita Malau (Karo) berhasil menyumbangkan medali emas bagi kontingen Tanah Air, usai berlaga di Final wushu Sea Games Vietnam, yang digelar Minggu (15/5/2022).
Di laga final Minggu hari ini, pewushu putri kebanggaan Sumut ini berhasil mengalahkan atlet tuan rumah Vietnam. Junita berhadapan dengan Nguyen Thi Chin yang di semifinal mengalahkan Divine Masadao (Philipina).
Junita yang sebelumnya bermain di Kelas 48 kg, pada laga semifinal secara menyakinkan menundukkan Jantakarn Monoban (Thailand). Selain Junita, pesanda putri Sumut lain yang juga berlaga di final, Rosalina Simanjuntak mesti puas meraih medali perak.
Rosalina Simanjuntak (Kelas 52 kg putri) yang karib disapa Ocha, harus takluk dari perlawanan Ngo Thing Puo Nga (Vietnam) di partai puncak.
Baik Junita maupun Ocha saat dihubungi via whatsapp, mengaku senang bisa melaju ke final dan bisa menyumbangkan medali. Mereka mengaku, lawan yang dihadapi di final cukup berat.
Apalagi lawan mereka bertanding di hadapan publiknya sendiri. Namun Junita dan Ocha sudah bertekad akan berjuang hingga titik darah penghabisan.
"Bangga dan bersyukur. Kami mohon doa dari seluruh masyarakat Indonesia," tulis Junita di whatsapp.
Sementara itu, kontingen wushu Tanah Air lainnya, Harris Horratius dan Nicholas mencatat prestasi membanggakan, meraih medali perak untuk Kontingen Indonesia di SEA Games XXXI/2021 di Hanoi, Vietnam, Sabtu (14/5/2022) di Cầu Giấy Gymnasium.
Harris meraih medali perak dari nomor Nanquan putra dengan nilai 9.70, atau hanya selisih 0,01 dari Mohamad Hadi Salihin Roslan (Brunai Darussalam) yang mendapat poin 9.71. Sedangkan medali perunggu diraih atlet tuan rumah Vietnam, Van Huu Nong nilai 9.69.
Sementara Nicholas berhak meraih perak nomor Taijijian (Taiji Pedang) setelah mendapat nilai 9.71. Medali emas nomor ini diraih Jub Kai Chan (Singapura) nilai 9.72, dan perunggu untuk Jones Llabres Inso Ligligen (Philipina) poin 9.70.
Hasil yang diraih Nicholas di nomor ini sudah cukup baik, sebab sehari sebelumnya di nomor Taijiquan (taiji tangan kosong), ia belum berhasil menduduki posisi tiga besar.
Dua pewushu taolu binaan Yayasan Kusuma Wushu Indonesia (YKWI) Medan, Sumut itu pun berhasil menambah pundi-pundi medali Indonesia.
Baca juga: Sosok Mimi Bayuh, Manager Keuangan Keluarga Andara yang Diduga Jadi Selingkuhan Raffi Ahmad
2. Odekta Elvina Naibaho
Odekta Elvina Naibaho, merupakan wanita kelahiran Desa Soban Kecamatan Siempat Nempu yang berhasil mendapat medali emas dalam ajang Sea Games 2021 di Vietnam.
Odekta meraih emas dalam cabang Lari Marathon putri dengan mencapai garis finis setelah berlari selama 175 menit 27 detik atau setara 2 jam 55 menit dan 27 detik.
Ibunda Odekta, Nurcahaya Manalu merasa terharu atas selebrasi anaknya yang mempersembahkan kemenangan itu untuk orangtuanya.
"Saya sangat terharu sekali pak atas prestasi anak saya. Enggak bisa lagi saya menjelaskan perasaan senang di hati saya ini," ujarnya kepada Tribun Medan, Kamis (19/5/2022).
Dirinya sempat khawatir dengan kondisi Odekta yang sempat jatuh sakit pada saat mengikuti turnamen yang sama di Filipina beberapa waktu lalu.
"Sewaktu di Filipina si Odekta sakit. disitu lah jantung saya bergetar - getar tak tenang. Namun, kejuaraan tadi begitu senangnya saya mendengar kabar dia juara," ungkapnya.
Nur menceritakan, kala itu Odekta sempat jatuh sakit dan harus mendapati perawatan medis dan dirawat dengan fisioterapi.
"Dipertandingan pertamanya itulah dia sakit, lalu pertandingan keduanya disitu lah dia dapat perunggu," sebutnya.
Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada para pelatih dan seluruh pihak yang mendukung anaknya, sehingga bisa menjuarai Sea Games 2021 dalam cabang lari marathon putri.
"Saya sangat berterima kasih sekali kepada bapak pelatih, kepada bapak Presiden sehingga anak saya bisa membawa nama Indonesia juara," tandasnya.
Baca juga: SOSOK Didrikus Kelana, Pengelola Tip Top Restaurant, Pertahankan Orisinal Rasa dan Nuansa
3. Masniari Wolf
Masniari Wolf merupakan perenang perempuan berprestasi yang meraih medali emas di cabang olahraga renang SEA Games 2021.
Masniari Wolf lahir di tahun 2005 yang berdarah Batak Jerman, saat ini berusia 16 tahun dan namanya baru masuk menjelang keberangkatan ke Sea Games.
Ibunya berasal dari batak toba yang memiliki marga Siahaan dan sedang berdomisili di Wiebaden, Jerman.
Baginya olahraga ini sudah tak asing lagi, pasalnya sejak kecil Ia telah diperkenalkan dengan olahraga renang hingga meraih berbagai prestasi di Jerman.
Dia mengikuti klub renang SG Frankfurt sehingga melatihnya menjadi perenang yang profesional.
Dia pernah menjadi runner-up DJM 100 meter gaya punggung, juara vintage Jerman Selatan 100 meter dan 50 meter gaya punggung tahun 2019.
Berkat kerja kerasnya, Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) mengajukan namanya kepada Tim Review bentukan Kementerian Pemuda dan Olahraga.
Selang dua tahun, Ia diberikan kesempatan menjadi perwakilan Indonesia untuk mengikuti ajang SEA Games ke 31 yang diadakan di Vietnam.
Dia tak pernah sekali pun mengikuti pelatnas bersama tim renang Indonesia, berlatih mandiri bersama klubnya di Jerman dan memutuskan untuk pergi ke Vietnam bersama ibunya.
Masniari Wolf berstatus sebagai perenang cadangan, namun berhasil mengalahkan perenang Filipina yang bernama Jessica Jor Geriane Taguba dengan waktu 29,350 detik dan Chloe Kennedy Isleta.
Dia menjadi finis tercepat dengan catatan waktu 29,21 detik hingga mengalahkan rekan senegaranya yang bernama A.A. Istri Kania Ratih Atmaja yang mendapatkan waktu 29,59 detik.
Hal ini yang membuat Ia berhasil menyumbangkan medali emas dalam debutnya di SEA Games dan merasa kerja kerasnya terbayar lunas.
“Saya senang bisa mendapatkan medali emas di SEA Games ini, terutama karena ini menjadi debut saya di SEA Games dan membela Indonesia,” ucapnya.
Tak hanya berprestasi, dia juga hobi bermain cello (selo), gemar membaca dan juga aktif di media sosial seperti Instagram @masiwolf dengan jumlah pengikut sebanyak 3 ribuan.
(TRIBUN MEDAN)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Atlet-berdarah-Batak-yang-raih-medali-emas-di-SEA-GAMES-Vietnam.jpg)