Pencurian Sepeda Motor
AKSI Nekat Maling Manjat Tembok lalu Larikan Sepeda Motor Warga Perumnas Mandala
Aksi pencurian itu pun sempat terekam kamera pengawas CCTV yang terpasang di halaman rumah tersebut.
AKSI Nekat Maling Manjat Tembok lalu Larikan Sepeda Motor Warga Perumnas Mandala
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kawanan pencuri menyatroni rumah di Jalan Garuda III, Perumnas Mandala, Kecamatan Medan Denai.
Pelaku yang diketahui berjumlah dua orang itu, berhasil melarikan satu unit sepeda motor dengan nomor polisi BK 5620 AFZ.
Aksi pencurian itu pun sempat terekam kamera pengawas CCTV yang terpasang di halaman rumah tersebut.
Dalam rekaman video yang dilihat tribun-medan, tampak salah seorang pelaku yang mengenakan kaos putih dan celana pendek berwarna coklat masuk ke halaman teras rumah itu dengan cara memanjat tembok.
Setelah berhasil masuk, pelaku langsung berjalan dan membuka kunci pagar rumah korban.
Lalu, usai membuka kunci pagar pelaku yang memiliki mental kuat itu mendorong pagar tersebut hingga terbuka sedikit.
Tanpa adanya rasa takut, pelaku langsung menghampiri sepeda motor korban yang terparkir di halaman teras.
Tidak berlama-lama, pelaku yang juga mengenakan topi itu langsung mendorong sepeda motor ke arah belakang.
Kemudian, terlihat pelaku satunya lagi yang berada di depan rumah membuka lebar pintu pagar besi berwarna hitam itu.
Sementara pelaku yang berada di dalam berupaya mematahkan stang sepeda motor korban menggunakan tangan dan kakinya.
Setelah berhasil, sepeda motor berwana putih itu pun langsung dilarikan oleh pelaku.
Menurut Kariman, pemilik motor. Aksi pencurian itu terjadi, pada Minggu (27/3/2022) lalu.
Pagi itu, semua penghuni rumah sedang berada di dalam.
Ia menjelaskan, saat itu memang para pelaku telah mengintai kondisi rumahnya.
"Kejadiannya sekitar pukul 08.43 WIB. Jadi kejadiannya itu ada dua orang yang melihat - melihat dan mengintip - ngintip rumah kami menggunakan Vario warna putih," kata Kariman kepada tribun-medan, Selasa (29/3/2022).
Kariman menambahkan, sebelum kejadian para pelaku sempat berlama-lama berdiri di depan rumahnya.
"Mereka melakukan aksinya dengan memanjat tembok rumah saya dan itu melarikan motor saya Vario 150 cc sesuai di video," sebutnya.
Ia menduga, para pelaku ini sudah lama menyatroni kondisi rumahnya.
"Ada orang di rumah, cuma mereka melakukannya dengan sangat pelan jadi pagar itu tidak berbunyi sama sekali," tuturnya.
Lebih lanjut, Kariman mengatakan setelah melihat rekaman CCTV dirinya sama sekali tidak mengenali para pelaku.
"Pelaku dua orang, kalau saya tidak kenal sama sekali. Kalau ciri - cirinya yang mematahkan stang itu menggunakan baju putih, celana pendek coklat, badannya kurus, berisi, tegap. Kalau yang diluar kurang jelas, usianya mungkin 40 tahun ke atas," bebernya.
Atas kejadian itu, ia mengaku telah membuat laporan ke Polrestabes Medan dan berharap agar polisi dapat segera menangkap para pelaku.
"Setelah kejadian kami langsung buat laporan ke Polrestabes Medan," pungkasnya.
(cr11/tribun-medan.com)