TRIBUNWIKI

SOSOK Rafi Alfarezi, Founder Aye Entrepreneur, Sukses Jadi Pebisnis Tambang Emas di Usia 22 Tahun

Setelah mengembangkan beberapa bisnisnya di bidang kuliner, properti dan travel, kini Rafi melihat peluang untuk mengembangkan bisnis tambang emas. 

HO
Rafi Alfarezi, Founder Aye Entrepreneur 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Melihat setiap peluang bisnis yang ada untuk dikembangkan di usia yang masih muda, itulah yang dilakukan oleh sosok Muhammad Rafi Alfarezi

Muhammad Rafi Alfarezi merupakan seorang entrepreneur muda dan juga seorang founder dari Academy of Young Entrepreneur (AYE) di Kota Medan. 

Setelah mengembangkan beberapa bisnisnya di bidang kuliner, properti dan travel, kini Rafi melihat peluang untuk mengembangkan bisnis tambang emas. 

Bisnis ini pun telah berjalan dan ia kembangkan selama kurang lebih satu tahun lamanya. 

Rafi menceritakan bahwa menjalankan bisnis tambang emas ini merupakan doa dan impiannya sejak lama, hal itu karena ia melihat 10 trend bisnis di dunia dimana bisnis tambang emas merupakan satu diantaranya. 

"Jadi sebenarnya ini doa dari lama karena selama ini 10 trend bisnis dunia semuanya sudah kita punya, setelah itu ada satu lagi yg belum kita punya yaitu bisnis migas, " tuturnya. 

Sehingga seiring berjalannya mengembangkan bisnis properti dan lainnya, Rafi pun diberikan kepercayaan untuk mengelola tambang emas bersama 9 rekan lainnya. 

Ia mengatakan bisnis tambang emas yang dikelolanya saat ini lokasinya berada di Sumatera Barat. Disana ia diberikan amanah untuk mengelola lebih dari 1000 hektar luasnya. 

Sehingga dalam mengelola nya, Rafi dan anak muda lainnya bersama-sama untuk memanfaatkan bisnis tambang emas ini. 

Karena seperti diketahui, bisnis ini merupakan bisnis jangka panjang yang bisa dikelola bahkan dapat dikatakan mampu menyelematkan hidup hingga 7 keturunan lamanya. 

Dalam hal ini, Rafi optimis bahwa sebuah asas bisnis AYE yang dibangunnya bukan hanya mengutamakan profitnya saja tetapi juga tetap mengedepankan asas kebermanfaatan bagi orang lain. 

Mengelola tambang emas, Rafi menyadari bahwa secara hukum alam nya ia tidak akan bisa mengelola sebuah bisnis tambang emas yang miliaran apabila ia dulunya tidak melewati dan mengelola bisnis dengan nominal kecil. 

"Saya menyadari bahwa secara hukum alam juga bahwa tidak akan mungkin sebuah gelas diisi oleh air seember, begitu juga dengan kita boleh bermimpi untuk mengelola miliaran sampai triliunan tetapi mulai dulu dengan mengelola jutaan, " terangnya. 

Rafi mengatakan sebelum ia memulai bisnis tambang, pada tahun 2017 ketika ia masih menyelesaikan pendidikan di Amerika, ia telah memulai bisnis dari membuka kelas online bahasa inggris. 

Dikatakannya, berawal dari bisnis itu Rafi memulai bisnis tanpa modal berbeda dengan yang dilakukan orang lain pada umumnya dengan memulai bisnis pakai modal. 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved