Berita Medan
Pantas Senyap, Diam-diam Pelatih Biliar yang Dijewer Edy Rahmayadi Cabut Laporan di Polda Sumut
Khairuddin Aritonang alias Coki, pelatih biliar Sumut yang dijewer Edy Rahmayadi ternyata sudah cabut laporan
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN- Insiden kasus jewer telinga yang melibatkan Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi dan Pelatih Biliar Sumut, Khairuddin Aritonang alias Coki sempat ramai diperbincangkan dan jadi tontonan banyak orang.
Setelah video kasus jewer telinga ini viral, Coki kemudian membuat laporan ke Polda Sumut.
Tapi belakangan, kasus ini redup dan pelan-pelan dilupakan masyarakat.
Belakangan diketahui, bahwa Coki ternyata diam-diam sudah cabut laporan.
Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi.
Lantaran Coki sudah cabut laporan, penyidik pun menghentikan penyelidikan kasus ini.
Penghentian penyelidikan sejalan dengan terbitnya surat yang ditandatangani Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, Kombes Tatan Dirsan Atmaja, sesuai nomor S. Tap/05.b/III/2022 pada 4 Maret 2022 kemarin.
"Pada tanggal 3 Maret 2022 pelapor Khairudin Aritonang alias Coki telah melakukan pencabutan laporan pengaduanya dengan membuat surat pernyataan pencabutan laporan pengaduan tanggal 3 Maret 2022," kata Hadi, Kamis (17/3/2022).
Selain mencabut laporannya, Coki rupanya juga mencabut semua keterangannya yang diberikan kepada polisi.
"Pelapor pun mencabut semua keterangan yang diberikan sebelumnya kepada penydik," ucapnya.
Berkaitan dengan kasus ini, Coki sebelumnya sempat menggebu-gebu minta agar Edy Rahmayadi diproses hukum.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/03012021_COKI_LAPORKAN_GUBERNUR_DANIL_SIREGAR-2.jpg)