News Video

Kisah Bocah 11 Tahun Mengungsi Sendirian, Tinggalkan Ukraina Tanpa Ibu dan Sanak Saudara

Seorang bocah yang baru berusia 11 tahun harus mengungsi seorang diri dari Ukraina ke Slovakia.

Saat ini, pihak Asosiasi Komunitas Pemuda Kristen tengah berusaha membantu proses penyelamatan ibu dari Hasan.


TRIBUN-MEDAN.COM
- Seorang bocah yang baru berusia 11 tahun harus mengungsi seorang diri dari Ukraina ke Slovakia.

Ia pergi meninggalkan sang ibu hanya berbekal paspor dan nomor telepon yang ditulis sang ibu di punggung tangannya.

Sang ibu tak bisa meninggalkan Ukraina karena harus merawat orangtuanya yang merupakan penyandang disabilitas.

Bocah bernama Hasan ini adalah satu dari 1,7 juta pengungsi Ukraina yang kehilangan tempat tinggal karena serangan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Hasan awalnya berada di Zaporizhzhia, namun harus pergi seorang diri membawa bekal kantong plastik.

Hasan meninggalkan rumah setelah pasukan Rusia menyerang pembangkit listrik di dekat tempat tinggalnya di Ukraina.

Ia melakukan perjalanan 750 mil menuju perbatasan hingga sampai ke Slovakia, Sabtu (5/3/2022).

Kepolisian Slovakia juga membenarkan bahwa Hasan datang seorang diri.

"Dia datang sendirian dari Zaporizhzhia karena orang tuanya harus tinggal di Ukraina," kata juru bicara Kepolisian Slovakia, Denisa Bardyova kepada AFP dilansir dari Kompas.com.

Sementara itu, dikutip dari The Sun, para relawan cukup kaget melihat surat dari keluarganya dan melihat nomor ponsel di punggung tangan sang bocah.

Sesampainya di Slovakia, para relawan memberinya makanan dan minuman hangat.

Hasan pun berkesempatan menghubungi kerabatnya melalui sambungan video call.

Baca juga: Ditengah Kecamuk Perang Pasutri Tentara Ukraina Rayakan 20 Tahun Pernikahan

 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved