Ketua Asprov PSSI
Ikut Bincang Masa Depan Sepakbola Sumut, 3 Kandidat Ketua Asprov PSSI Paparkan Pandangannya
Dalam kesempatan itu, setiap kandidat ketua Asprov PSSI Sumut dimintai pandangannya mengenai keadaan dan kondisi sepakbola Sumut.
Dijelaskan Manajer PSMS Medan itu, ada tiga hal yang menjadi fokus pembenahan untuk sepakbola Sumatera Utara.
Di antaranya, manajemen organisasi, kompetensi SDM dan pendanaan.
Mulyadi menyebutkan, fokus tersebut harus ditunaikan dengan aksi nyata kolaborasi antara pengurus, pemerintah, juga peran penting masyarakat.
“Harus ada kerjasama antara pemerintah, swasta dan masyarakat juga. Tidak boleh kerjasama sendiri harus saling mendukung, satu tujuan untuk sepakbola,” ucapnya.
Dirinya juga mengakui bila regenerasi pemain asal Sumut masuk dalam skuad merah putih pun tak ada lagi. Hal ini pun patut menjadi koreksi penting bagi penggiat sepakbola. Hal yang sama juga kompetisi yang tak berjalan.
Baca juga: Persiapan Liga 2 Musim Depan, Manajer PSMS Medan Sebut Manajemen Sudah Siapkan LPJ
“Kompetisi mati suri di Sumut. Tidak ada kompetisi secara berjenjang. Sehingga bagaimana pemain kita seperti di Jawa, usia 17 sudah masuk Timnas. Ini kelemahan kita,” ujarnya
Lebih jauh, tiga kandidat Ketua Asprov PSSI Sumut itu kompak untuk Sepakbola Sumatera Utara bangkit dan bermarwah.
Diketahui, dalam waktu dekat Asprov PSSI bakal menggelar pergantian kepengurusan. Hingga berita ini dituliskan, masih tiga kandidat calon Ketua Umum yang mendaftar.
(cr12/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Bincang-sepakbola-Sumut.jpg)