Medan Terendam Banjir
KERAP Jadi Langganan Banjir, Warga Jalan Airlangga Minta Wali Kota Segera Atasi Permasalahan Banjir
Tak hanya di Kelurahan Petisah Tengah banjir juga membuat warga di Kelurahan Sei Mati terpaksa mengungsi.
Penulis: Anugrah Nasution | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Beberapa kawasan di Kota Medan terendam banjir pada Minggu (27/2/2022) malam.
Hal tersebut terjadi setelah hujan deras mengguyur Kota Medan dan sekitarnya sejak siang hingga malam hari.
Sejumlah jalan protokol dan perumahan warga pun tak luput terendam banjir.
Baca juga: MEDAN Kembali Terendam Banjir, Warga Sebut Tertinggi Pasca2020, Minta Keruk Sungai Deli
Banjir menggenangi puluhan rumah warga di beberapa kawasan tersebut.
Bahkan ada yang ketinggian air hingga mencapai 2 meter.
Baca juga: JALAN Gatot Subroto Medan Terendam Banjir, Puluhan Kendaraan yang Mogok Terpaksa Didorong
Tak khayalan kejadian itu pun memicu komentar warga kepada Wali Kota Medan, Bobby Nasution.
Selain meminta bantuan, banyak warga yang berharap Wali Kota dapat menyelesaikan permasalahan banjir di Kota Medan.
Resmi, warga Jalan Airlangga, Kelurahan Petisah Tengah, mengatakan kawasan rumahnya selalu menjadi langganan banjir ketika hujan seperti saat ini.
"Sudah sering banjir disini, apalagi kalau hujan. Setahun ini uda beberapa kali lah waktu Pak Boby dan Aulia jadi Wali kota. Ya harapannya bisa dapat bantuan, dan kalau bisa ya semoga cepatlah banjir di Medan diatasi," ucap Resmi.
Lokasi rumah warga yang berdekatan dengan sungai Babura menjadi faktor beberapa kampung disana terendam banjir.
Saat hujan deras, warga pun terpaksa memindahkan perabotan ke lantai atas rumah mereka.
Mawar, warga lainnya mengatakan, setiap hujan deras tiba dia bersama anak dan cucunya bergegas mengangkut barang.
"Kalau sudah hujan ya harus pulang ke rumah, angkat barang barang naikan ke atas. Sudah puluhan tahun ya memang begini," tuturnya.
Baca juga: Medan Banjir Capai 2,5 Meter Hingga Merendam Tempat Ibadah, Warga: Pak Bobby Tolong Bantu Kami
Tak hanya di Kelurahan Petisah Tengah banjir juga membuat warga di Kelurahan Sei Mati terpaksa mengungsi.
Banjir setinggi 2 meter membuat warga meninggal rumah sementara waktu.
"Kondisi banjir agak besar, paling tinggi sampai 2 meter, warga terpaksa mengungsi," ujar Syafrizal kepling disana.
Selain itu sejumlah jalan protokol di Medan juga tergenang air seperti jalan, Gatot Subroto, Sisingamangaraja, Dr Mansur dan lainya.
(cr17/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Ratusan-Rumah-Kelurahan-Sei-Mati-Diterjang-Banjir.jpg)