Tak Mau Kena Hujat, Sejumlah Merek Hapus Konten Endorse Rachel Vennya, Buna Kena Sanksi Sosial?

Kembali open endorse, produk yang diiklankan selebgram Rachel Vennya justru kena hujat. 

Editor: Liska Rahayu
Instagram @rachelvennya
Rachel Vennya kini ditetapkan sebagai tersangka bersama sang kekasih dan 2 orang lain. 

TRIBUN-MEDAN.com - Kembali open endorse, produk yang diiklankan selebgram Rachel Vennya justru kena hujat. 

Ini terjadi setelah warganet ramai-ramai menyerbu akun Instagram merek yang menggunakan jasa ibu dua anak itu untuk endorsement. 

Padahal sebelumnya, sejumlah merek pun kembali tertarik memakai jasa endorse Rachel Vennya.

Meski mendapat exposure dan engagement yang tinggi, itu tak sebanding dengan cibiran yang mereka peroleh. 

Tak jarang, beberapa merek memilih untuk menghapus video endorse Rachel Vennya karena tak tahan. 

Ya, lama tak eksis di dunia endorsement setelah tersandung kasus terkait kabur karantina dan dugaan penyuapan, selebgram Rachel Vennya kembali jadi sorotan tajam media sosial.

Baca juga: Banjir Nyinyir, Rachel Vennya Buat Kontroversi Baru, Minta Maaf Soal Endorse Sebab Sahabat Sendiri

Baca juga: Tak Dipenjara atas Kasus Kabur Karantina, Rachel Vennya Bakal Diperiksa Lagi Terkait Dugaan Suap

 Vakum selama beberapa waktu karena tersandung masalah, perlahan-lahan mantan istri Niko Al Hakim mulai menerima endorsement. 

Sayang, banyak respon negatif warganet ketika konten endorse di akun Instagram Rachel Vennya bermunculan.

Salah satu respon negatif yang terpantau adalah lewat konten endorse tas dan baju dari sebuah merek pakai lewat unggahan Instagram story Rachel Vennya.

"Ih males banget masih endorse si sopan," tulis warganet A. 

"Kecewa, masih banyak selebgram lain," sambung warganet B.

"Kecewa sama Calla ngeendorse orang yang gak taat aturan," pungkas warganet C.

Saking kecewanya menggunakan jasa endorse Rachel Vennya, seorang konsumen mengirim pesan langsung kepada brand terkait.

"Sorry to say Calla! Super kecewa sama Calla, kenapa ngeendorse Rachel Vennya yang sudah ngerugiin orang-orang Indonesia," tulis warganet D.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved