Sindikat Narkoba

Dua Mahasiswa Gagal Pasok 13,5 Kg Sabu ke Palembang untuk Diedarkan saat Natal dan Tahun Baru

Petugas Dit Res Narkoba Polda Sumut membekuk dua mahasiswa kurir sabu yang hendak memasok narkoba ke Palembang

Tayang:
Editor: Array A Argus
HO
Sindikat pengedar narkoba jaringan Aceh-Palembang yang diringkus petugas Dit Res Narkoba Polda Sumut 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut membekuk empat orang tersangka sindikat pengedar narkoba jaringan Aceh-Palembang.

Empat orang ini dua diantaranya berstatus sebagai mahasiswa, dan dua lainnya berstatus sebagai pegawai perkebunan.

Adapun mereka yang diamankan yakni Juliar Dahlu (25) warga Dusun Blang Ara, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara dan Sahrul Maulana (21) warga Dusun Makmur, Kelurahan Meunasa Blang Ara, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara.

Keduanya berstatus sebagai mahasiswa.

Kemudian, dua orang lainnya yakni Hasmuni (25) dan Syahrul Ramadan (20), keduanya warga Desa Blang Releng, Kecamatan Sawan, Kabupaten Aceh Utara.

Baca juga: Oknum Polisi yang Jualan Sabu di Siantar Segera Diadili

Mereka adalah karyawan perkebunan.

"Berdasarkan hasil penyelidikan, keempat tersangka ini juga tengah menjadi target Satgassus Merah Putih dan Dit Res Narkoba Polda Jatim serta Satgaswil Aceh- Sumut Densus 88," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi, Sabtu (25/12/2021).

Hadi mengatakan, penangkapan keempat tersangka ini dilakukan di dua lokasi terpisah, setelah polisi melakukan penyelidikan sejak Rabu (22/12/2021) malam hingga Kamis (23/12/2021) pagi. 

Lokasi penangkapan pertama berlangsung di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Galang, Kabupaten Deliserdang.

Kemudian, dilakukan pengembangan ke Jalan Lintas Aceh-Medan, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Sumut.

Baca juga: Video Detik-detik Pemusnahan Sabu di Polres Tanah Karo, Begini Cara Cek Keaslian Narkoba

"Berdasarkan pengakuan tersangka, sabu-sabu tersebut dibawa dari Aceh dan akan diantar atau diedarkan di Palembang," ungkap Hadi.

Ada informasi, bahwa narkoba itu rencananya akan diedarkan pada saat malam natal dan tahun baru.

Dari penangkapan awal, mulanya polisi menemukan sabu seberat 5 Kg gram yang dibungkus dengan kemasan teh China merk Quanyinwang.

Kemudian ditemukan juga satu plastik tembus pandang berisi sabu seberat 500 gram.

Di TKP kedua polisi menyita delapan bungkus plastik sabu bertuliskan Guanyinwang, 

"Sesuai koordinasi, tersangka dan barang bukti dibawa ke Polda Sumut. Saat ini kami tengah memburu dua pemilik sabu berinisial HF dan M," terang Hadi.

Selain sabu, polisi juga menyita barang bukti satu unit Toyota hitam BK 1655 RX, 2 HP dan satu unit mobil Totoya Innova hitam D 1139 AFS, serta 3 HP.(mft/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved